Friday, 24 September 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Curah Hujan Tinggi, BWSS Panggil Pengamat Posko Banjir

Oleh Berita Hargo , dalam Kabar Nusantara , pada Thursday, 23 February 2017 | 09:58 AM Tags: ,
  

GORONTALO-GP -hargo.co.id- Satuan Kerja (Satker) Operasi dan Pemeliharaan, Balai Wilayah Sungai Sulawesi (BWSS) II Gorontalo akhir memanggil seluruh pengamat posko banjir se-Provinsi Gorontalo menyusul terjadinya bencana banjir akibat tingginya intensitas curah hujan di beberapa wilayah, belum lama ini.

Pada rapat yang digelar di aula kantor BWSS II Gorontalo, kemarin, Rabu (22/2), hadir 13 pengamat posko banjir se-provinsi Gorontalo.masing-masing posko Biyonga Bulota, Andalas Kota, Bolango, Bone Alale, Bone Pinogu, Taludaa, Paguyaman, Bulontio, Andegile, Tolinggula, Hungayonaa Tilamuta, Taluduyunu dan posko Molosipat, Popayato.

Kepala Seksi Operasi dan Pemeliharan, Wempi Willy Waroka, yang membuka pertemuan tersebut mengatakan, selain ingin mengetahui kondisi terakhir di lapangan pertemuan tersebut juga sebagai bentuk untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM) pengamat posko banjir di lingkungan BWSS II Gorontalo.

“Melalui sosialisasi ini, kita ingin meng-upgrade pengetahuan dari pengamat posko banjir agar kedepan tugasnya lebih maksimal di wilayahnya masing-masing,” ungkap Wempi saat membuka kegiatan.

Sementara itu, Kepala BWSS II Gorontalo, Jeanne M Wagey, yang hadir pada kegiatan tersebut menyampaikan, musibah dari bencana alam merupakan hal yang tidak diinginkan dan tidak bisa diduga-duga sebelumnya dan itu terjadi setiap tahun.

Olehnya, tambah Jeanne, bagaimana upaya kita untuk dapat meminimalisir, mencegah dan mengurangi dampak dari kejadian bencana alam, seperti banjir bandang.”Untuk itu, melalui kegiatan sosialisasi bersama pengamat posko banjir ini, dampaknya bisa kita minimalisir. Semuanya akan dibahas di sini,” pungkasnya.(axl/hg)

(Visited 1 times, 1 visits today)

Komentar