Jumat, 20 Mei 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Daerah Terlembat Bayar Gaji

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo Headline , pada Jumat, 13 Januari 2017 | 14:36 Tag: ,
  

GORONTALO, hargo.co.id – Aparatur sipil negara (ASN) di sejumlah daerah mengeluh karena memasuki paruh bulan januari, belum juga menerima gaji.

Tak terkecuali di Gorontalo, sejumlah ASN dan honorer mengaku belum menerima gaji. Hal ini bahkan diakui langsung Wakil Walikota Gorontalo Budi Duko.

Dalam pernyataanya pada video yang diunggah diakun facebook, Budi Doku bahkan terlihat geram, pasalnya ia menerima langsung keluhan pegawainya soal pembayaran gaji yang terlambat.

“Saya dapat sms dari pegawai, belum terima gaji. Ini saya minta Bank Sulut untuk kerjasama, coba bantu,”katanya.

Budi Doku mengatakan, Pemerintah Kota memiliki dana di Bank Sulutgo dalam bentuk penyertaan modal, sehingga tidak masalah jika meminta bantuan menalangi anggaran pembayaran gaji.

“Saya minta Sekda untuk segera koordinasi dengan Bank Sulutgo,”tegasnya.

Memang kata Wakil Walikota Budi Doku terjadi penyesuaian sistem pada Pemkot Gorontalo sehingga membuat terlambat pemprosesan pembayaran gaji.

“Uangnya ada, hanya kesalahan sistem yang ada,”paparnya.

Sistem tersebut, seperti penyesuaian pada OPD baru.

“Tidak boleh (terlambat gaji), dalam Islam, sebelum keringat kering, gaji sudah harus dibayar. Tidak boleh seperti ini,”kata Wakil Walikota yang selalu tegas dengan hak-hak para pegawainya itu.

Keterlambatan juga terjadi di Kabupaten Gorontalo Utara. Kepala Badan Keuangan Husin Halidi mengatakan, keterlambatan karena adanya penyesuaian OPD.

“Belum lagi ada proses administrasi terhadap perubahan tersebut baik itu penyesuaian gaji, tunjangan dan lain sebagainya” terangnya.

Keterlambatan tersebut juga dikarenakan menunggu SK pengguna anggaran dan penetapan bendahara yang saat ini terjadi mutasi. Kendati begitu, sejak rabu (11/1) gaji sudah mulai dibayarkan. Pemkab menyiapkan kurang lebih Rp 8 miliar per bulan untuk membayar gaji 2679 pegawai.

Untuk jajaran Pemprov Gorontalo, Kepala Dinas Keuangan Provinsi Gorontalo Sutan Rusdi mengungkapkan, penggajian untuk seluruh ASN Pemprov tidak ada masalah. Menurutnya, seluruh gaji sudah terbayarkan tepat waktu.

“Belum lama ini kita sudah bayarkan gaji untuk seluruh PNS per bulan Januari,” ujarnya ketika diwawancarai awak media, kemarin, (12/1).

Sutan mengungkapkan, sesuai dengan daftar gaji PNS per bulan Januari 2017, total gaji yang sudah dibayarkan sebesar Rp 23.643.291.925 untuk 5.857. Dari total tersebut sudah termasuk di dalamnya para guru SMA/SMK/SLB.

Untuk Pegawai Tidak Tetap (PTT) sendiri lanjut Sutan, juga demikian. Hanya saja anggaran untuk gaji honorarium PTT berada langsung di Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) masing-masing SKPD. Hal ini dikarenakan yang mengangkat PTT adalah SKPD sepanjang mempunyai kontribusi nyata untuk membantu kegiatan SKPD.

“Kalau gaji PNS itu masuk belanja tidak langsung gaji dan tunjangan alokasinya dikita. Kalau gaji PTT masuk belanja langsung honorarium PTT yang kontraknya langsung dengan KPA di setiap SKPD. Jadi yang menyiapkannya adalah SKPD,” jelasnya.

Lebih lanjut disampaikan Sutan, pembayaran gaji pegawai di lingkungan pemerintah Provinsi Gorontalo selalu diupayakan tepat waktu. Menurutnya, gaji pegawai tidak bisa lambat, karena masuk belanja menginkat.

“Kalau sudah waktunya sudah harus dibayarkan, prosedurnya itu SKPD yang bersangkutan menagih di Bendahara Umum Daerah,” terangnya.

Di Kabupaten Bone Bolango, pembayaran gaji ASN sudah dilakukan sejak 4 Januari 2017 pekan lalu. Dari jumlah 3.927 ASN, total gaji yang dibayarkan sebesar Rp 16.056 Milyar.

“Jadi untuk pembayaran gaji ASN tidak terlambat, sebetulnya tanggal 1 Januari sudah bisa dibayar, tetapi karena libur disambung cuti bersama sehingga nanti dibayarkan tanggal 4 Januari,”kata Anas Kepala Bidang Anggaran Kabupaten Bone Bolango kepada Gorontalo Post, Kamis (12/1).

(Visited 6 times, 1 visits today)

Laman: 1 2 3


Komentar