Selasa, 26 Oktober 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Daging Sapi di Pasaran Dipastikan Bebas Antraks

Oleh Berita Hargo , dalam Features Gorontalo Headline , pada Rabu, 14 Juni 2017 | 17:30 PM Tag: ,
  

GORONTALO, hargo.co.id –  Merebaknya wabah antraks di Kabupaten Gorontalo dalam beberapa pekan terakhir, tidak perlu membuat khawatir warga.

Peredaran daging sapi di Gorontalo diklaim mendapat pengawasan, bahkan tim dari Balai Besar Veteriner (BBVET) Kementerian Pertanian di Maros, turun langsung melakukan surveilance pengecekan sampel daging sapi pada sejumlah pasar dan swalayan di Gorontalo.

“Tim BBVET mau surveilance ambil sample untuk uji lab (laboratorium) morfologi antraks. Tim akan turun mulai besok (hari ini,red) sampai jumat,”ujar Kadis Pertanian Provinsi Gorontalo Mulyadi D Mario melalui Kepala Bidang Peternakan Agustina Kilapong, kepada Gorontalo Post, kemarin.

Ia menyarankan, menjaga agar daging sapi tetap aman dikonsumsi, maka baikanya untuk dimasak pada air mendidih minimal 100 derajat celcius.

“Kalau masuknya pada air mendidih, antraks akan mati,”katanya. Sejauh ini, pihaknya tidak menemukan atau adanya laporan daging terkontaminasi antraks di pasaran. Kasus antraks yang muncul adalah karena adanya sapi sakit di Desa Batulayar, Kecamatan Bongomeme, Kabupaten Gorontalo, yang disembelih warga lalu dagingnya dikonsumsi.

“Itu kita langsung tangani, termasuk warga yang kena langsung mendapat penanganan dinas Kesehatan,”ujarnya. (tro/hargo)

(Visited 1 times, 1 visits today)

Komentar