Sabtu, 2 Juli 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Dampak Buruk Sering Minum Minuman Boba

Oleh Tirta Gufrianto , dalam LifeStyle , pada Senin, 12 Oktober 2020 | 09:05 Tag: , ,
  Milk tea minuman kekinian. Foto: Pixabay

Hargo.co.id – Saat ini publik terutama kalangan muda sangat menggemari minuman kekinian bubble tea (boba), kopi susu hingga minuman dalam bentuk kemasan sachet.

Namun, mengonsumsi minuman kekinian tersebut harus diperhatikan baik buruknya untuk kesehatan tubuh.

Baru-baru ini, seorang pengguna media sosial membagikan kisahnya lantaran mengalami kelumpuhan sementara akibat sering mengonsumsi boba.

Mengenai hal tersebut, Dr Ir Annis Catur Adi.M.Si., Ketua Departemen Gizi FKM Unair mengatakan, mengonsumsi minuman boba secara berlebihan memang bisa berdampak buruk pada kesehatan.

Seperti mengalami gangguan pencernaan, obesitas, hingga gangguan saluran pernapasan.

“Boba itu kan dibuat dari tepung tapioka. Ada tingkat kekenyalannya, kalau semakin soft itu lebih mudah ditelan dan dicerna. Kalau semakin kenyal maka akan semakin sulit untuk dicerna sehingga bisa menyebabkan gangguan pencernaan,” kata Annis, sebagaimana dilansir JPNN.com, Jumat (09/10).

Dalam satu gelas boba juga mengandung banyak karbohidrat. Kadar gula yang tinggi, lanjut Annis, bisa menyebabkan obesitas.

“Selain itu, terkadang saat minum boba dibarengi dengan bercanda, hal ini bisa menyebabkan tersedak dan sangat memungkin cairan yang diminum masuk ke dalam saluran napas,” tambahnya.

Selain dampak tersebut, Annis menjelaskan mengonsumsi minuman kekinian secara berlebih juga dapat mengakibatkan gagal ginjal hingga gagal jantung.

Penyebabnya, kandungan zat yang ada di dalam minuman kemasan seperti gula atau pemanis, kafein, L-carnitine tidak bisa diserap oleh ginjal sehingga menyebabkan gagal ginjal.

“Mungkin efek ini tidak akan langsung dirasakan. Melainkan dapat dirasakan dengan rentan waktu 3-5 tahun. Tergantung dari intensitasnya, kalau minuman itu dikonsumsi setiap hari maka risikonya akan lebih cepat,” sambungnya.

Untuk mencegah hal itu, Annis mengimbau semua orang agar memerhatikan asupan gula yang masuk dalam tubuhnya yakni 5 gram atau sekitar 4 sendok makan setiap harinya.

“Untuk menetralisir sebaiknya minum air putih setelah menngkonsumsi minuman boba atau minuman saset lainnya,” tutupnya.(ngopibareng/jpnn/hg)

 

 

 

*) Artikel ini telah tayang di JPNN.com, dengan judul: “Waspada! Ini Dampak Buruk Sering Minum Minuman Boba“. Pada edisi Jumat, 09 Oktober 2020.
(Visited 2 times, 1 visits today)

Komentar