Kamis, 26 November 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Dampak Pandemi Covid-19, Perekonomian di Kota Gorontalo Lesu

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo , pada Kamis, 29 Oktober 2020 | 11:05 WITA Tag: ,
  Ilustrasi


Hargo.co.id, GORONTALO – Pandemi Covid-19 yang terjadi di Indonesia sejak awal Maret 2020 cukup berdampak pada kesehatan masyarakat. Selain itu, dampak yang timbul yakni perekonomian karena adanya pembatasan aktivitas agar transmisi penularan dapat dicegah.

Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, Perdagangan (Koperindag), Kota Gorontalo, Junaedi Kiayi Demak ketika dihubungi media ini. Menurutnya, Covid-19 mengakibatkan, berbagai pelaku usaha di Kota Gorontalo, khususnya di Pasar Sentral terkena imbas akibat terhentinya aktivitas masyarakat.

BACA  Pemprov Gorontalo Salurkan 1.000 Paket Bantuan Pangan Lokal

“Memang secara tidak langsung berdampak pada pelaku usaha khususnya di pasar sentral. Tentu kalau di hari sebelum pandemi, mereka mungkin bisa mendapatkan hasil melebihi apa yang sebenarnya dari target mereka,“ kata Junaedi Kiayi Demak.

Ditambahkan oleh Junaedi Kiayi Demak, turunnya pendapatan pelaku usaha atau pedagang pasar sentral tersebut karena berkurangnya kunjungan dari para konsumen.

BACA  Warga Kabila Mulai Sadar Soal Penerapan Protokol Kesehatan

“Hal ini disebabkan juga oleh kurangnya kunjungan pembeli ke Pasar Sentral. Ini kan yang sangat menentukan juga penghasilan mereka,” jelasnya.

Junaedi Kiayi Demak turut mengungkapkan tujuannya kepada seluruh pelaku usaha agar para pedagang terus memperhatikan penggunaan Protokol Kesehatan karena hanya dengan hal ini, kita bisa membantu Pemerintah dalam mencegah penyebaran Covid-19.

BACA  Tekan Penyebaran Covid-19 Saat Pilkada, Ini 12 Hal Baru di TPS

“Tapi sebenarnya tujuan saya ke mereka yaitu mematuhi protokol kesehatan, agar pandemi bisa segera berlalu dan seluruh masyarakat bisa melakukan aktivitasnya secara normal,” kuncinya. (***)

#IngatPesanIbu

Memakai masker

Menjaga jarak & menghindari kerumunan

Mencuci tangan dengan sabun


Komentar