Selasa, 13 April 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Dari Depresi Hingga Melawan Ketergantungan Minuman Keras

Oleh Fajriansyach , dalam LifeStyle , pada Selasa, 16 Januari 2018 | 11:47 WITA Tag: ,
  


Hargo.co.id – Dunia musik kembali diguncang ketika  bintang Cranberries, Dolores O’Riordan meninggal pada usia 46 tahun. Dia ditemukan meninggal di Hotel Hilton, London. tetapi, pihak kepolisian belum bisa memastikan penyebab kematiannya.

“Polisi di Westminster dipanggil pukul 09.05 pada hari Senin, 15 Januari ke sebuah hotel di Park Lane. Ada kematian mendadak,” kata seorang juru bicara kepolisian Metropolitan London.

Sebagaimana diketahui, keberadaan Dolores di London adalah untuk menjalani sesi rekaman bersama The Cranberries.

The Cranberries – Ode To My Family (YouTube/TheCranberriesVEVO)

Dilansir dari mirror.co.uk, kehidupan Dolores dikatakan memang tidak mudah. Dia dikabarkan menderita anoreksia, gangguan bipolar, dan serangkaian gangguan akibat pelecehan seksual saat berusia delapan tahun.

Pada tahun 2014, dia mengatakan kepada Belfast Telegraph bahwa pelecehan tersebut membuatnya merasa membenci diri sendiri dan mengakui bahwa dia pernah overdosis pada tahun 2013.

BACA  Usai Divaksin Covid-19, Ini 5 Hal yang Wajib Dilakukan Agar Tak Terinfeksi

“Saya mencoba overdosis tahun lalu. saya kira saya dimaksudkan untuk tinggal di sini hanya untuk anak-anak,” katanya pada tahun 2014.

Selain itu, wanita 46 tahun ini juga sempat mengatakan sangat terpukul ketika ayahnya Terence meninggal setelah berjuang melawan penyakit kanker pada tahun 2011.

“Ada saat dimana saya telah berjuang. Kematian ayah dan ibu mertua saya sangat berat. Saya pikir depresi, apapun penyebabnya, adalah salah satu hal terburuk yang harus dilalui,” katanya kepada Irish News.

Keadaan tersebut semakin diperparah karena tiga tahun kemudian pernikahannya selama 20 tahun dengan manajer Duran Duran, Don Burton berakhir. Anak-anak mereka tinggal di rumah keluarga di Kanada, sementara dia tinggal berpindah-pindah di New York.

Kemudian pada bulan November 2014, dia mengaku bersalah melakukan pemukulan dan meludahi seorang petugas polisi setelah ditangkap karena dugaan insiden kemarahan. Akibat menderita paranoia dan kurang tidur.

BACA  7 Manfaat Ajaib Daun Pisang untuk Kesehatan

Namun, dokter kemudian mendiagnosisnya dengan gangguan bipolar. Oleh karena itu, hakim mendenda Dolores EUR 4.690 dan menolak menjatuhkan hukuman kriminal pada seseorang yang tidak sehat secara mental.

Pelantun hit Zombie ini sebelumnya juga pernah berbicara tentang pertarungannya dengan minuman keras. Perjuangannya untuk lepas dari ketergantungan minuman keras.

“Saya mengalami hari yang buruk ketika mengingat kenangan buruk dan saya tidak bisa mengendalikannya dan kemudian saya memukul botolnya. Saya suka minum minuman keras. Itu adalah kesalahan terbesarku saat ini, ” Dolores pernah berkata.

Selain itu, Dolores juga mengaku memiliki gangguan sulit tidur. Hal itulah yang membuatnya terjebak dalam minuman keras.

Tetapi, ternyata banyak masalah yang dilakukannya pada tahun 2017, sehingga The Cranberries terpaksa membatalkan serangkaian pertunjukannya. Salah satu penyebabnya, adalah masalah kesehatan. Dolores didiagonosis menderita gangguan punggung dan tulang belakang yang diklaim menggangu diafragmanya, sehingga mempengaruhi suaranya.

BACA  Ini Dia 4 Manfaat Daun Sirih Merah untuk Kecantikan Kulit dan Rambut

“Duduk tidak memberi kelegaan dan terkadang dalam kasusnya itu benar-benar dapat memperburuk rasa sakit. Yakinlah bahwa kami tidak akan membatalkan pertunjukan ini jika ada kemungkinan Dolores dapat melakukannya,” jelas manager band ketika itu.

Namun, pada Desember 2017, dia mengatakan kondisinya membaik sehingga bisa manggung untuk menghibur penggemarnya dalam beberapa bulan ke depan.

“Hai semuanya, Dolores di sini, saya merasa sangat baik. Saya melakukan sedikit pertunjukkan pertama di akhir pekan, membawakan beberapa lagu di pesta liburan staf tahunan Billboard di New York. Kami Benar-benar menikmatinya! Selamat Natal untuk semua fans kami!” tulisnya pada 20 Desember.

(yln/JPC)


Komentar