Senin, 23 November 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Dari Les Bahasa Inggris sampai Ngaji Alquran

Oleh Berita Hargo , dalam Metropolis , pada Selasa, 7 Maret 2017 | 11:54 WITA Tag: ,
  


Gorontalo – Hargo.co.id LANTUNAN ayat suci Alquran terdengar merdu nan ramai dari mushola di Lapas Kelas II A Kota Gorontalo. Di antara suara itu, menyelip pula suara orang yang sedang mengeja huruf Arab.

Lebih kurang 30 menit lamanya.seorang petugas Lapas dengan menggunakan kupiah hitam masuk ke dalam masjid.Suara pun terhenti dan berganti pengarahan.

Siang itu ternyata, para narapidana di Lapas Kota Gorontalo sedang mengikuti pengajian bersama.”Mereka baru saja usai salat Dzuhur, dan kini mengikuti proses pengajian,” kata Bagus Wicaksono, salah satu Staf Pembinaan Lapas Kelas II A Gorontalo.

BACA  Disuplai dari Ternate, Pemasok Merkuri ke Gorontalo Diciduk

Program ini menurut Bagus merupakan bagian dari program keagamaan bagi para napi. Mereka mendapatkan pendidikan untuk menanamkan prinsip moral dan nilai-nilai keimanan.

“Kegitanya rutin kit gelar di sela Waktu Dzuhur dan Ashar. Mereka kita tidak paksa ikut, tapi mereka terpanggil dengan sendirinya,” ujarnya. Bagus mengatakan, para guru ngaji di Lapas Kelas II Kota Gorontalo diminta dari kalangan anggota Sipir.

BACA  Akibat Arus Pendek, Satu Unit Rumah di Pohuwato Jadi Arang

Mereka yang sudah lebih lancar membaca Alquran mengajar untuk napi yang sudah bisa mengaji Alquran, sementara yang lainnya ditugaskan untuk mengajar napi yang masih baru memulai belajar lewat Iqro.

“Selain itu ada juga Napi yang sudah lancar, kita mintakan untuk membantu mengajar napi lainnya. Mereka kita dorong untuk saling memberikan motivasi satu sama lain agar yang belum bisa mengaji dapat segera tahu,” tuturnya.

BACA  Gara-Gara Virus Corona, Seorang Ayah Tega Bunuh Anaknya

Bukan itu saja, para napi di Lapas Kelas II Kota Gorontalo juga mendapatkan pendidikan khusus lainnya. Bahkan pelajaran bahasa Ingris juga ikut diberikan. “Jadi mereka juga seperti kursus bahasa Inggris di Lapas. Gurunya kita sediakan pula,” jelasnya.

Kemarin sebelum dimulai pembelajaran, pada pagi harinya, para Napi di Lapas Kelas II Kota Gorontalo mengikuti Senam bersama serta menggalakkan program kebersihan. Agenda senam dipusatkan di halaman blok tahanan. (hg)


Komentar