Rabu, 8 Juli 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Dari Lomba Karapan Roda Sapi di Desa Tolotio, Tibawa

Oleh Berita Hargo , dalam Features Gorontalo , pada Senin, 2 Oktober 2017 | 18:45 WITA Tag: ,
  


36 Ekor Sapi Ikut Lomba, Dikhususkan untuk Hari Kesaktian Pancasila

Ratusan warga berkumpul di Desa Tolotio, Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo, kemarin, Ahad (1/10). Mereka menggelar karapan sapi yang sejatinya rutin mereka helat tiap 3 bulan sekali ini. Namun, kemarin dibuat berbeda. Karena karapan sapi juga diselenggarakan memperingati Hari Kesaktian Pancasila.

Hermansyah Sidikati – Tibawa

Sekitar pukul 14.00 Wita, lintasan pacu karapan sapi berjarak 350 meter yang terletak di Desa Tolotio mulai dipadati warga dari berbagai kalangan. Ini tidak lain untuk menyaksikan karapan roda sapi yang merupakan salah satu tradisi unik warga Jawa Tondano (Jaton) yang ada di Kabupaten Gorontalo itu.

BACA  BKSU Diminta Percepat Pembangunan Klaster Kawasan Perikanan

Karapan roda sapi Gorontalo merupakan salah satu tradisi warga dengan melombakan dua ekor sapi yang diikat bersama untuk menarik sebuah gerobak kecil yang dapat dinaiki oleh joki atau penunggang.

Selain menjadi ajang perlombaan ternak sapi, lomba tersebut juga merupakan salah satu cara untuk memupuk tradisi lokal dan juga ajang silaturahim antar sesama peternak sapi yang ada di Kabupaten Gorontalo khususnya.

“Kalau sudah ada informasi akan ada lomba karapan roda sapi, para peternak sapi akan berkumpul disini. Walaupun kegiatannya hanya kegiatan rutin 3 bulanan seperti saat ini. Tapi untuk kali ini, kegiatannya kita khususkan dengan Hari Kesaktian Pancasila,” ujar Sekretaris Panitia, Abdul Jabar Muhiddin, kemarin.

BACA  Hasil Uji, Swab Test BPOM Gorontalo Sesuai Standar

Pada setiap karapan roda sapi, peserta tidak hanya dinilai dari kecepatan untuk sampai garis finish, akan tetapi tingkat kesehatan ternak sapi juga menjadi perhatian utama panitia.

“Bahkan, jika menjadi juara tapi sapinya tidak sehat, bisa kami diskualifikasi. Ini yang mendorong para peternak untuk menjaga kesehatan ternaknya. Sesuai arahan pemerintah, perhatian lebihnya di situ. Ada berbagai jenis cabang yang diperlombakan. Mulai dari jarak 100 meter, 150 meter, 200 meter hingga 250 meter,” jelasnya.

BACA  Gubernur Pastikan Korban Banjir Terima Bantuan Sembako

Dalam perlombaan kali ini, sedikitnya ada 36 pasang sapi yang ikut berpartisipasi dan terdiri dari empat class yang diperlombakan, mulai dari kelas pemula, ekstra, pernak dan kelas 150 meter.

“Ada beberapa desa di Kabupaten Gorontalo yang ikut serta. Ada yang berasal dari Desa Tolotio, Desa Datahu, Desa Molamahu, Desa Reksonegoro, Desa Yosonegoro, Desa Haya-Haya, Desa Padengo dan Desa Ombulo. Kami pun berharap, dengan adanya kegiatan ini para peternak dapat meningkatkan kualitas ternak sapi mereka, agar dapat mendukung program pemerintah daerah Kabupaten Gorontalo untuk peningkatan kualitas peternak,” pungkasnya.(***/hargo)


Komentar