Selasa, 24 Mei 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Data Belum Akurat, DPRD Tantang Dinsos Turun Langsung 

Oleh Admin Hargo , dalam Legislatif , pada Rabu, 26 Januari 2022 | 08:05 Tag: , ,
  Suasana rapat kerja Komisi ll dengan Dinas Sosial sebagai mitra kerja. (Foto:Deice Pomalingo/HARGO)

Hargo.co.id, GORONTALO – DPRD Kabupaten Gorontalo menantang Dinas Sosial untuk turun langsung ke lapangan bersama guna mencari data yang akurat . Ini tentang keluarga pra sejahtera. 

Hal ini ditegaskan oleh Ketua Komisi ll DPRD Kabupaten Gorontalo, Ali Polapa saat melakukan rapat kerja dengan Dinas Sosial, di ruang Dulohupa, Senin (24/01/2022). Ali Polapa mengatakan, dari kunjungan yang dilakukan Komisi ll ke Kementerian Sosial mengharapkan agar Kabupaten Gorontalo membersihkan data yang masih meragukan.

“Kita Komisi ll siap turun lapangan saja, daripada kita beradu argumen di DPRD. Kami siap hadirkan bersama pendamping agar bisa sosialisasi di tiap kecamatan bagaimana percepatan data ini dan anggota komisi ll dimasing-masing dapil pun harus mensosialisasikannya,” tegas Ali. 

Bahkan Ali mengatakan, jika memang sudah diperlukan menghadirkan seluruh camat untuk akurasi data pasti akan dibadani dan DPRD sangat sepakat atas hal tersebut. 

“Karena Kementrian Sosial memberi ruang atas hal tersebut dan kita ditantang akan hal tersebut, karena memang data Kabupaten Gorontalo yang masih amburadul berdasarkan hasil dari Kementrian Sosial,” ungkap Ali. 

Lanjut katanya, memang diakui dari Kementrian Sosial jika di Januari dibuka perbaikan data untuk usulan. Tetapi dari semua, hanya Kabupaten Gorontalo yang tidak memasukkan perbaikan usulan tersebut dan ini yang dipersoalkan. Saat DPRD turun langsung ke desa dan menemui langsung penanggung jawab data ternyata diakui memang tidak ada perintah dari dinas. 

“Ini fakta yang terjadi, desa hanya menunggu perintah dinas, sehingga jika tidak ada perintah maka desa tidak melakukan pemutakhiran data, padahal dari kementrian jelas memintakan usulan perbaikan dan jangan tanya dimana data di Kabupaten Gorontalo tidak dimutakhirkan, sehingga kami berharap agar petugas pendata untuk selalu melakukan pemutakhiran data setiap saat dan jangan menanti perintah, sehingga jika data dimutakhirkan setiap saat, ketika ada permintaan usulan dari kementrian sudah bisa diusulkan bukan lagi melakukan pemutakhiran,” kuncinya. (***)

 

Penulis: Deice Pomalingo

(Visited 33 times, 1 visits today)

Komentar