Jumat, 20 Mei 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Data Kementan Selaras dengan BPS

Oleh Aslan , dalam Ekonomi Post , pada Kamis, 28 September 2017 | 06:00 Tag: ,
  

Hargo.co.id - Kementerian Pertanian memastikan data pangan menggunakan angka yang dikeluarkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS), yang menjadi acuan semua instansi.

Sesuai kebijakan Pemerintah tentang ‘satu data dan satu peta’, maka satu data pangan bersumber dan dikoordinasikan oleh BPS, sedangkan untuk satu peta dikoordinasikan oleh Badan Informasi Geospasial (BIG).

BPS telah bekerjasama dengan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) dan instansi terkait dalam mengembangkan metode pendataan pangan dengan Kerangka Sampling Area (KSA) untuk meningkatkan kualitas data pangan.

“Hingga saat ini, satu-satunya lembaga statistik resmi yang memiliki otoritas dan kompeten adalah BPS. Jadi bila ada pihak lain yang merasa memiliki data-data pangan maupun metodologi silakan dikomunikasikan dengan BPS, ujar Kepala Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian Kementan Suwandi.

Suwandi menjelaskan, metode pendataam pangan yang akan digunakan sedang dibangun dan nantinya tidak hanya berdasarkan pengamatan luas panen disertai menghitung jumlah benih, pupuk, atau asupan pengairan oleh petugas lapangan dinas pertanian daerah, sedangkan data produktivitas dengan survei ubinan.

Untuk keperluan kebijakan intern dan memandu operasional di lapangan, sejak dua tahun lalu Kementan telah bekerjasama dengan LAPAN mengembangkan teknologi satelit sebagai alat bantu memantau luas dan sebaran pertanaman padi se-Indonesia.

(Visited 3 times, 1 visits today)

Laman: 1 2 3


Komentar