Rabu, 20 Januari 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Data KTP-el Kabupaten Gorontalo Tuntas di Injury Time

Oleh Deice Pomalingo , dalam Kab. Gorontalo KPU , pada Selasa, 8 Desember 2020 | 23:12 WITA Tag:
  Seluruh penyelenggara saat memegang kue atas selesainya perekaman KTP Elektronik menjadi nol perekaman untuk pilkada


Hargo.co.id, GORONTALO – Sehari sebelum pemungutan suara digelar di Kabupaten Gorontalo, proses perekaman KTP-el tuntas. Artinya, hal itu dicapai pada saat injury time yang mana nol perekaman untuk Pilkada.

Informasi yang berhasil dihimpun, jumlah DPT  283.848, total dari data KPU Pusat untuk perekaman KTP elektronik Kabupaten Gorontalo sebesar 327 orang. Darti 327 orang sampai dengan hari ini sudah 46 yang selesai dilakukan perekaman KTP elektronik dan sisanya setelah dicek oleh masing-masing desa, 281 orang itu sudah mengirimkan surat keterangan pernyataan bahwa nama-nama tersebut sudah di luar daerah atau meninggal.

BACA  DKPP Berhentikan Arief Budiman dari Jabatan Ketua KPU

“Data-datanya seperti Desa Labanu 2 orang, Desa Luhu 6 orang, Desa Pilohayanga 5 orang, Desa Mongolato 5 orang dan lainnya. Pastinya, kami punya data lengkap, ada yang meninggal dan di luar daerah. Sehingga data yang terekam adalah 283.567 orang dari jumlah DPT berjumlah 283.848,” jelas Kabid Data, Dukcapil Kabupaten Gorontalo, Wawan Lengkoano.

Menurut Komisioner KPU Provinsi Gorontalo Sophian Rahmola, perekaman selesai pada Selasa (08/12/2020) pukul 18.00 Wita. Seterlah mendengar perekaman selesai, Komisioner KPU Provinsi Gorontalo langsung langsung datang ke lokasi.

BACA  PT. Royal Coconut Terancam Ditutup, Ingin Tahu Kenapa?

“Ini sebagai bentuk syukur kami sebagai penyelenggara baik itu komisioner KPU Provinsi Gorontalo dan KPU Kabupaten Gorontalo, Bawaslu Provinsi Gorontalo dan Bawaslu Kabupaten Gorontalo. Juga didampingi oleh Dinas Capil Provinsi Gorontalo Dinas Capil Kabupaten Gorontalo,” kata Sophian Rahmola.

Ia menambahkan, dengan adanya kelengkapan data perekaman elektronik, maka target untuk partisipasi pemilih sebesar 85 persen peluang tercapai.

“Semoga ini tercapai. Kita melihat dari data pemilih ini makin akurat, animo masyarakat ketika sosialisasi dilakukan yang cukup merespon,” jelasnya.

BACA  Guna Minimalisir Bencana, BPBD: Perlu Koordinasi Lintas Instansi

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Kabupaten Gorontalo, Muhtar Nuna menambahkan, memang untuk proses perekaman KTP elektronik ini adalah tugas mereka.

“Artinya, tugas kami untuk melengkapi dokumen administrasi kependudukan dan khusus untuk Pilkada sebagai bentuk dukungan daerah atas prosesi Pilkada, dimana wajib pilih dipersyaratkan mempunyai KTP Elektronik dan sejak Januari  sudah melakukan langkah perekaman.  (wie/hg)


Komentar