Minggu, 27 November 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



DCS Diumumkan, 2.246 Bacaleg Siap Hadapi Pileg  

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo Headline , pada Minggu, 12 Agustus 2018 | 23:17 Tag: , ,
  

Hargo.co.id, GORONTALO – Kursi wakil rakyat masih menjadi rebutan. Pada Pemilu legislatif 2019 mendatang, tercatat ada 2.246 Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) yang siap bertarung mempersebutkan kurang lebih 205 kursi wakil rakyat yang ada di DPRD Provinsi dan seluruh kabupaten/kota di Gorontalo.

Ribuan daftar Bacaleg yang lolos DCS, resmi diumumkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) se Gorontalo, mulai hari ini Ahad (12/8). Daftar lengkap DCS sesuai daerah pemilihan dan partai politik, dapat dibaca seluruhnya di Surat Kabar Gorontalo Post selama tiga hari, 12,13 dan 14 Agustus 2018.

Dalam DCS yang diumumkan KPU,  terdapat sejumlah partai yang tidak dapat memenuhi qouta daftar Bacaleg, bahkan ada partai politik yang sama sekali tidak mengusulkan calon legislatif, baik untuk DPRD Kabupaten/kota maupun provinsi.

Misalnya Partai Garuda dan PKPI, tidak ada kader mereka terdaftar sebagai Bacaleg di Kota Gorontalo. Sementara untuk Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Kota Gorontalo hanya mampu mengusulkan 9 Bacaleg dari 25 kursi yang harus diisi. Begitu pun di Kabupaten Gorontalo, parpol PSI, PKPI dan Garuda sama sekali tidak mengirimkan kader untuk bacaleg DPRD Kabupaten Gorontalo.

Di Boalemo, partai Berkarya, PKPI, Garuda dan PSI kompak tidak berpartisipasi dalam Pileg 2019 mendatang, sebab KPU tidak menerima daftar bacale dari parpol-parpol baru itu.  Untuk Kabupaten Bone Bolango, PKPI, Garuda dan PKB tak memiliki Bacaleg, sementara PSI hanya hadir di Dapil 2 Bone Bolango dengan dua Bacaleg.

Untuk tingkat Provinsi Gorontalo, Partai Garuda dan PKPI yang tidak berpartipasi pada Pileg mendatang. Komisioner KPU RI Hasyim Asy’ari di Kantor KPU, Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Jumat (10/8) seperti dikutip DetikCom, mengatakan, sebelum dilakukan pengumuman hari ini, KPU terlebih dahulu melakukan pencocokan data. Pencocokan ini dilakukan bersamaan dengan liaison officer (LO).

“Nggak, ini sinkronisasi antara KPU dan LO partai. Sebelum pengumuman kan ngecek lagi nama-namanya segala macam, sinkronisasi sampai 11 Agustus 2018,” kata Hasyim. Hasyim mengatakan, nantinya, setelah ditetapkan, DCS tak dapat dilakukan perbaikan. Perbaikan dapat dilakukan bila terjadi hal tertentu, seperti meninggal dunia.

“Sudah tidak bisa lagi (diganti), dicoret (eks napi korupsi) nggak masuk DCS. Nggak bisa, kecuali ada hal-hal tertentu,” tuturnya. Sebelumnya, KPU melakukan tahapan verifikasi perbaikan dokumen bacaleg. Perbaikan ini dilakukan selama tujuh hari terhitung sejak 1 hingga 7 Agustus 2018.

Tahapan ini dilanjutkan dengan penyusunan dan penetapan DCS pada 8-12 Agustus 2018. Setelah itu dilakukan penetapan DCS pada 12-14 Agustus 2018. Nantinya, DCS ini akan ditetapkan menjadi daftar calon tetap (DCT) pada 20 September 2018. Jadwal ini dilakukan sesuai dengan Peraturan KPU Nomor 5 Tahun 2018.

Sebelumnya, Komisioner KPU Ilham Saputra mengatakan, nantinya masyarakat diperbolehkan melihat DCS caleg. Masyarakat juga dapat melaporkan bila nantinya diketahui ada caleg yang bermasalah.

“Nanti ketika DCS, masyarakat kita berikan kewenangan atau kesempatan untuk memberikan laporan apa pun bentuknya apakah orang-orang ini baik atau tidak. Mereka bisa sampaikan kepada kita,” kata Ilham.

Hal yang sama disampaikan Ketua KPU Kota Gorontalo Sukrin Taib, menurutnya, pengumuman DCS sesuai dengan ketentuan Pasal 22 Ayat (2) PKPU nomor 20 tahun 2018 tentang pencalonan anggota DPR, DPD, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/kota. Selain bentuk sosialisasi terhadap para calon wakil rakyat,

pengumuman DCS kata Sukrin juga membuka peluang bagi masyakat untuk bisa mengadukan DCS yang ada. “Masyarakat juga dapat memberikan masukan dan atau tanggapan berkenaan dengan persyaratan bakal calon Anggota DPRD, di masukkan ke KPU pengadu disertai identitas jelas,”ujarnya. Masa pemberian tanggapan terhadap DCS hanya bisa dilakukan hingga 10 hari sejak DCS diumumkan. (tro/gp/hg)

(Visited 1 times, 1 visits today)

Komentar