Senin, 30 November 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Debat Paslon Dibatasi, Pendukung Saksikan Lewat Streaming

Oleh Rendi Wardani Fathan , dalam Podcast Lantai4 , pada Jumat, 11 September 2020 | 10:05 WITA Tag: , , ,
  Komisioner KPU Provinsi Gorontalo, Hendrik Imran (Kanan) saat menjadi narasumber di podcast lantai 4. (Foto : Istimewa)


Hargo.co.id, GORONTALO – Pelaksanaan Pilkada serentak kali ini berbeda dengan Pilkada yang telah diselenggarakan sebelum-sebelumnya. Ya, kali ini, pihak penyelenggara dihadapkan dengan persoalan wabah Covid-19 yang penularannya sangat cepat.

Berbagai produk aturan setiap tahapan telah dibuat Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk meminimalisir penularan virus satu ini. Misalnya, tahapan debat Paslon. KPU telah menerbitkan sebuah ketentuan terkait pelaksanaan tahapan itu, yakni membatasi peserta yang hadir saat debat dilaksanakan.

BACA  Jangan Hanya Mengandalkan Satu Sumber Pertumbuhan Ekonomi

Hal ini pun diakui komisioner KPU Provinsi Gorontalo, Hendrik Imran saat menjadi narasumber di Podcast Lantai4, di siarkan si youtube ‘Hargo Channel’ yang dipandu Wakil Direktur Gorontalo Post, Femmy Udoki.

BACA  HPMU Segera Temui Warga Pinogu

“KPU juga mengatur (Debat Paslon), tidak melebihi, kalau tidak salah itu 50 orang di dalam satu tempat. Kemudian yang masuk dalam itu hanya calonnya,” ujar Hendrik Imran.

Lalu bagaimana masyarakat yang ingin melihat prosesi debat Paslon? Hendrik mengatakan, debat akan dilaksanakan di Lembaga Penyiaran Pemerintah (LPP) atau Lembaga Penyiaran Swasta (LPS) dan bisa juga di tempat lainnya yang disepakati bersama.

BACA  Pilkada di Era Pandemi, Kerja Pengawas Lebih Berat

“Dilaksanakan di LPP atau LPS atau di tempat lain yang disepakati. Kemudian yang masuk di situ hanya calonnya. Ini akan live streaming oleh KPU. Kemudian masyarakat luas, pendukung masing-masing calon ini bisa melihat prosesi debat para calonnya,” tandasnya.(rwf/hg)



Komentar