Selasa, 5 Juli 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Debat Pilpres BEM UNG, Tiga Kandidat Adu Program

Oleh Admin Hargo , dalam Edukasi Ragam , pada Sabtu, 12 Maret 2022 | 01:05 Tag: , , ,
  Situasi debat kandidat Pilpres BEM UNG yang berlangsung pada Kamis (10/03/2022). (Foto: Istimewa)

Hargo.co.id, GORONTALO – Pemilihan Presiden (Pilpres) Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) telah melewati babak debat kandidat. Tahapan debat yang dilaksanakan pada Kamis (10/03/2022) itu, tiga kandidat saling adu program yang dirintis masing-masing.

Mulai dari Paslon nomor urut 1, pasangan Moh. Fajri Langgene – Moh. Alwi Kakoe. Paslon yang menamakan paket Faktual (Fajri Alwi Kreatif Tangguh Unggul Amanah dan Loyal) ini menawarkan tiga program, yaitu kantor investigasi, ruang kolaborasi, dan manifestasi UNG.

“Kantor investigasi. Disitu kami akan mendata ataupun mengkaji teman-teman mahasiswa yang minat daripada entertainer ataupun mengembangkan jiwa-jiwa mereka. Sehingganya, kami bisa mendorong ataupun menopang mereka memenuhi keinginan mereka. Kemudian terkait ruang kolaborasi, ini yang perlu kita ketahui bersama bahwasanya ruang kolaborasi ini terbuka untuk umum, bahkan di kawasan Teluk Tomini. Berikut terkait manifestasi UNG, bagaimana kita dapat berkembang melalui program kerja yang kemudian dikeluarkan BEM,” ujar Capres BEM UNG, Moh. Fajri Langgene. 

Jika Paslon nomor urut 1 menawarkan tiga program unggulan, maka lain lagi dengan Paslon nomor urut 2 yakni Ivdal Ruliyanto Abudi sebagai Capres BEM dan Jasmin Dalanggo sebagai Cawapres BEM UNG. Paslon yang berasal dari dua fakultas, yakni FIS dan Faperta ini membuat program segitiga produktif tambah satu.

Menurut Ivdal, program ini akan dilaksanakan dengan cara membangun kerjasama dengan beberapa negara di Asia.   

“Kami akan melaksanakan program, yakni segitiga produktif tambah satu, dimana kami akan melakukan kerja sama dengan negara yang ada di Asia. Diantaranya, Brunei Darussalam, Malaysia Singapura dan Filipina. Ini kami laksanakan guna untuk menjunjung tinggi Tri Dharma yang ada di UNG, agar bagaimana kemudian UNG yang kita cintai ini bisa lebih maju bisa lebih unggul dan berdaya saing,” ujar Ruliyanto.

Selanjutnya Paslon nomor urut 3, yakni Dea Rahmawati Hasan dan Rizki Budikusuma. Paslon yang Capresnya berasal dari kaum gender ini menawarkan program rumah Dedikasi, sebagaimana nama dari paket tersebut. 

Program Dedikasi, dijelaskan Dea Rahmawati adalah salah satu perwujudan untuk keselarasan gerakan. Dimana, kata Dea Rahmawati, dalam rumah Dedikasi terdapat beberapa program.

“Yang pertama adalah info Unggul. Kenapa info unggul ? Karena memang Kita sadar betul terhadap perkembangan zaman, persaingan didunia digital, robotisasi dan otomatisasi bahwasanya kita pemuda mahasiswa harus menjawab tantangan, makanya salah satu menu yang ada di platform itu adalah  apresiasi digital,” ujar Dea. 

Selanjutnya yang kedua, kata Dea Rahmawati, kampus aman. Dikatakan Dea, diketahui bersama, di kampus masih banyak kasus-kasus pelecehan dan kekerasan seksual. 

“Memang tidak mengkhususkan perempuan tapi nyata di lapangan perempuan yang paling banyak kasus-kasus seperti itu. Dan juga salah satu program yang ada di dalam itu untuk pemberdayaan perempuan. Hari ini kan masih kita lihat perempuan masih dipinggirkan. Oleh karena itu, kami ingin membuat satu wadah dimana perempuan memiliki ruang ke ranah publik,” jelasnya. 

“Terus yang ketiga dimana BEM harus sadar betul dengan apa yang menjadi visi   dari universitas, salah satunya menjadikan UNG menjadi PT terbaik,” imbuh Dea Rahmawati Hasan. (***)

 

Penulis : Ainun Mokodompit/ Diyanti T.Niyode/ Martiana Paputungan *

*) Penulis adalah mahasiswa magang dari UNG

(Visited 153 times, 1 visits today)

Komentar