Kamis, 29 Oktober 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Demo Tolak Omnimbus Law, Kawasan Bundaran Saronde Lumpuh

Oleh Zulkifli Polimengo , dalam Indonesia 99 Kata , pada Jumat, 9 Oktober 2020 | 17:35 WITA Tag: ,
  Ribuan massa aksi gabungan Mahasiswa di Gorontalo yang menolak Omnimbus Law, memadati kawasan Bundaran Saronde Kota Gorontalo pada Jumat (9/10/2020). (Foto : Nata Rahman/HARGO)


Hargo.co.id, GORONTALO – Ribuan mahasiswa gabungan dari sejumlah Universitas di Gorontalo menggelar aksi unjuk rasa di Kawasan Bundaran Saronde Kota Gorontalo pada Jumat (9/10/2020).

Aksi unjuk rasa yang berlansung sejak pukul 13.00 Wita itu, diikuti oleh mahasiswa seluruh perguruan ringgi di Gorontalo.

Dari pantauan langsung Tim Liputan Hargo.co.id dilapangan, aksi unjuk rasa itu sempat membuat fasilitas umum di Kawasan Bundaran Saronde Kota Gorontalo terpaksa ditutup.

BACA  Aksi Demo Omnibus Law di Gorontalo Berakhir Ricuh

Bahkan selain tempat usaha atau toko, salah satu SPBU di sekitaran lokasi berlansungnya aksi unjuk rasa itu terpaksa harus ditutup demi alasan keamanan.

Dalam aksinya Mahasiswa menyuarakan orasi tentang penolakan pengesahan terhadap Undang Undang Cipta Kerja atau Omnimbus Law yang mereka anggap dapat menyengsarakan rakyat.

BACA  Hasil Pleno KPU, Nelson Pomalingo Tak Melanggar

Selain itu Mahasiswa juga menyampaikan kekecawaan mereka terhadap pemerintah pusat yang tidak memikirkan nasib rakyat.

Meski berlansung aman dan tertib, aksi penyampaian aspirasi oleh Mahasiswa tersebut juga mendapatkan pengawalan ketat dari Aparat TNI dan Polri.

BACA  7 Sikap Tegas Pemerintah Menyikapi Demo Tolak UU Cipta Kerja

Pada pukul 16.00 Wita, massa aksi kemudian membubarkan diri dengan tertib dan melanjutkan aksi deklarasi mereka di depan gerbang Kampus Universitas Negeri Gorontalo.

Terpantau sejak bubarnya aksi unjuk rasa itu, fasilitas umum serta tempat usaha yang berada disekitaran Kawasan Bundaran Saronde Kota Gorontalo kembali beraktivitas normal.(zul/hg)


Komentar