Kamis, 26 November 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Demokrat Sangsi MADU-SINAR, Pecah Kongsi Hanya Rekayasa Isu

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo , pada Jumat, 7 April 2017 | 13:14 WITA Tag: , , , ,
  


GORONTALO Hargo.co.id – Partai Demokrat tak percaya dengan isu pecah kongsi yang belakangan ini menerpa pucuk pimpinan pemerintah Kota Gorontalo dan Kabupaten Gorontalo Utara. Partai berlambang segitiga mercy itu meyakini itu hanya rekayasa isu untuk kepentingan pilkada 2018.

“Kami tak yakin. Karena kalau memang benar pasti ada imbasnya pada pemerintahan. Minimal kelancaran administrasi surat menyurat antara kepala daerah dan wakil kepala daerah sudah tersumbat. Tapi sejauh ini kami belum dapat informasi seperti itu di Kota Gorontalo dan Gorut,” tandas Sekretaris DPD Demokrat Gorontalo Arifin Djakani.

BACA  Salurkan Bantuan, Setiap Hari BRI Tibawa Hanya Layani 50 Nasabah

Arifin meyakini, hubungan antara Walikota-Wakil Walikota Marthen Taha-Budi Doku (MADU) serta Bupati dan Wakil Bupati Gorut Indra Yasin-Roni Imran (SINAR) masih berjalan baik.

BACA  DPRD Kabgor Apresiasi Sikap Guru dan Orang Tua Siswa

Cuma diyakininya, pecah kongsi ini sengaja diciptakan untuk kepentingan calon petahana di Pilwako maupun Pilbup Gorut. “Jadi dengan isu ini, masing-masing orang akan leluasa untuk mencari dukungan partai. Nanti pada saat menjelang pendaftaran calon, mereka akan bersatu kembali dengan membawa dukungan partai. Sehingga dukungan politik untuk calon petahana besar,” jelasnya.

BACA  Aleg Gorontalo Utara Minta Jalankan Protokol Kesehatan, Sosialisasikan 3M

Laman: 1 2


Komentar