Saturday, 18 September 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Dendam, Satu Petugas Bandara Kena TikamÂ

Oleh Berita Hargo , dalam Metropolis , pada Tuesday, 6 March 2018 | 12:02 PM Tags: , ,
  

Hargo.co.id – Terminal lama bandara Djalaludin Gorontalo sempat dibuat tegang, kemarin, Senin (5/3), menyusul perkelahian petugas Pertolongan Kecelakaan Penerbangan dan Pemadam Kebakaran (PKP-PK) antara RL alias Olan (28) dengan Wandi Gobel (40) yang tak lain adalah atasannya.

Dari informasi yang diterima Gorontalo Post, masalah tersebut bermula dari ciutan RL alias Olan pada akun facebooknya yang tersirat dendam. Wandi Gobel yang juga selaku Kepala Unit PKP-PK itu pun langsung berinisiatif untuk mengklarifikasinya.

“Saya tanya kalau siapa yang dia maksud dalam statusnya itu. Barangkali mungkin ada di bagian internal kami yang dia benci,” ungkap Wandi Gobel di hadapan penyidik Reskrim Polres Gorontalo.

Tak lama kemudian, terjadilah adu mulut dan saling dorong. Namun, petugas lainnya pun berusaha melerai keduanya. Tak disangka, RL malah lari keluar ruangan dan mengambil sebuah badik dari jok sepeda motornya. Kembali memegang barang tajam, Wandi pun mencoba membela diri dengan melempar sangkar burung nuri kepada RL alias Olan untuk menghindar. Namun meski sempat dilerai petugas lainnya, RL berhasil menancapkan badik miliknya tepat di ketiak sebelah kanan Wandi.

Ruangan pun bersimbah darah. Wandi langsung dilarikan ke Puskesmas Tibawa untuk mendapatkan pertolongan pertama. Sedangkan RL alias Olan melarikan diri. Tak lama setelah mendapat pertolongan, Wandi langsung melaporkan kejadian ini ke Polres Gorontalo setelah berkoordinasi dengan pimpinan PKP-PK Bandara Djalaludin Gorontalo.

Kapolres Gorontalo AKBP Purwanto melalui Kasat Reskrim AKP Rhemmy Beladonna membenarkan kejadian itu. “Korban serta saksi-saksi sudah diperiksa. Hasil visum besok pagi (hari ini,red) baru diambil,” ungkap Rhemmy. Sementara tersangka RL alias Olan pun telah diamankan polisi untuk pemeriksaan lebih lanjut.(TR-58)

(Visited 1 times, 1 visits today)

Komentar