Minggu, 29 November 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



  


Hargo.co.id GORONTALO – Masyarakat Gorontalo yang ingin umroh namun hanya memiliki dana terbatas tak perlu kecewa. Keinginan tersebut bisa terwujud. Hanya dengan Rp 20 jutaan saja, warga bisa langsung terbang ke Jeddah.

Hi. Fredy Tohopi, SE, salah seorang pimpinan Mitra Abu Tours dan Travel Cabang Gorontalo, mengatakan, saat ini, pihaknya telah membuka paket promo umroh program 11 hari untuk tahun 2017 dengan harga terjangkau.

“Tarif kami dikisaran Rp 20 juta sampai Rp 24 jutaan dengan bulan yang berbeda beda, bulan Januari yaitu berada pada tarif Rp 24 juta, Februari Rp 23 juta, Maret Rp 23 juta, sedangkan untuk April dan Mei, yaitu berada pada harga Rp 20 juta serta Desember Rp 22 juta. “April dan Mei lebih murah, karena pada dua bulan itu, kami launcing pertama,” ujarnya.

BACA  Berkunjung ke Pantai Minanga, Wajib Terapkan 3M

Ia juga menambahkan, paket promo dengan tarif Rp 20 jutaan itu sudah termasuk dengan segala biaya akomodasi dari keberangkatan di Gorontalo hingga ke tanah suci.

BACA  Dipastikan Aman, Uji Klinis Vaksin Covid-19 Masuk Tahap Akhir

“Semua itu sudah termasuk biaya makan, hotel, tiket pesawat, perlengkapan umroh, kain ihram/ mukena, visa dan buku agenda serta buku pedoman,” ungkap Fredy.

Fredy mengaku, promo ini memang ditujukan untuk kegiatan sosial yang bersifat membantu para jamaah yang hanya memiliki ekonomi berkecukupan.

Sementara itu, masalah terkait garansi layanan, Fredy mengungkapkan, pihaknya akan bertanggung jawab penuh terhadap layanan jamaah ketika terjadi pembatalan keberangkatan akibat kelalain yang dilakukan oleh travelnya.

BACA  Penerapan Protokol Kesehatan di PDAM Kabgor Cukup Ketat

“Uang akan kami kembalikan 100 persen sesuai dengan yang telah disetorkan oleh jamaah kepada kami,” tegasnya. Tak hanya itu saja, untuk pembayarannya,

lanjut Fredy, bisa dibayarkan secara angsur dalam lima kali angsuran setahun sebelum pemberangkatan. Misalkan jamaah melakukan pembayaran lunas pada Februari 2014, maka akan diberangkatkan pada Mei 2015.(tr-51/hargo)


Komentar