Jumat, 15 Januari 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Dentuman Keras Menggelegar dari Kawah Terdengar Hingga Radius 12 Km

Oleh Aslan , dalam Kabar Nusantara , pada Senin, 27 November 2017 | 15:25 WITA Tag: ,
  


Hargo.co.i – Gunung Agung menunjukkan keperkasaannya kepada manusia setelah bertapa selama puluhan tahun. Ya, selepas erupsi freatik Sabtu (25/11) lalu dan magmatik Minggu (26/11) pagi, Gunung Agung menunjukkan kedigdayaannya Minggu (26/11) malam pukul 20.51 Wita.

Sukarelawan PMI Karangasem Wayan Bebas mengatakan, berdasar pemaparan dr Juniadi Dwipayana, dokter umum di Puskesmas 2 Kubu, terdengar suara gemuruh sejak pukul 20.00 Wita.

Suara gemuruh kemudian diikuti suara dentuman yang terdengar hingga Dusun Siladumi, Desa Peringsari, Selat. “Suara dentuman seperti dinamit. Sepertinya, membawa material bebatuan,” ujarnya, Minggu malam.

BACA  Stigma Pada Tetangga yang Positif Covid-19 Harus Dihilangkan

Terdengarnya suara dentuman juga dibenarkan Kabid Mitigasi Bencana Gunungapi PVMBG Gede Suantika.

Menurutnya, dentuman ini ada sejak Gunung Agung mengeluarkan kepulan asap setinggi 2.000 meter sampai 3.400 meter dari puncak kawah pada pukul 20.51 Wita.

BACA  Pemda Bisa Jatuhkan Sanksi Bagi Masyarakat yang Menolak Vaksinasi Covid-19

Suantika mengaku suara  dentuman itu terdengar  sampai 12 kilometer dari puncak kawah. Dentuman itu terekam di alat seismograf.

” Kalau yang dengar lebih dekat dengarnya pasti keras. Itu kedengaran sampai 12 kilometer dari puncak kawah,” ucapnya. Dia memprediksi  akan terjadi letusan lagi bahkan lebih besar.

(rb/feb/mus/mus/JPR/hg)


Komentar