Senin, 6 Desember 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Depresi Berat, Begini Kesedihan Orang Tua Mahasiswi yang Diperkosa Lalu Ditinggalkan di Hutan

Oleh Berita Hargo , dalam Metropolis , pada Rabu, 3 Mei 2017 | 22:25 PM Tag: ,
  

GORONTALO, hargo.co.id – Kejadian yang menimpa Mawar salah seorang mahasiswi Universitas Negeri Gorontalo (UNG), membuat Mawar terguncang. Bukan hanya Phisikologi Mawar saja, tetapi keluarga begitu marah terhadap pelaku pemerkosaan tersebut.

Mawar yang diperlakukan keji dari NN yang awalnya menawarkan jasa untuk mengantar Mawar ke kampus. Namun dipertengahan jalan, Mawar dihipnotis, bahkan diperkosa. Mawar sendiri diduga sempat disekap selama dua hari di salah satu kawasan hutan di wilayah Kabupaten Gorontalo.

Ditemui Gorontalo Post (grup hargo.co.id), Selasa (2/5), Ardin selaku orang tua Mawar mengaku, peristiwa penyekapan dan pemerkosaan terhadap anaknya itu, baru diketahuinya setelah salah satu teman Mawar yang sehari-hari menjemputnya di kampus, mendapati bahwa Mawar saat itu tidak datang ke kampus.

Sontak keluarga pun panik dan langsung melakukan upaya pencarian. Puncaknya, pada Minggu, atau keesokan harinya setelah Mawar pamitan ke Kampus. Sekitar pukul 03.20 dini hari, Mawar sempat mengirim pesan singkat (sms) kepada ayahnya tentang kondisinya saat itu.

“Papa saya ada disini, hanya saya tidak tahu kampung apa ini,” ujar Ardin menirukan isi SMS anaknya itu.

Khawatir dengan kondisi anaknya yang sudah seharian tidak pulang, Ardin langsung melaporkan kasus ini kepada Polres Gorontalo Kota. Polisi pun melakukan penelusuran keberadaan korban melalui GPS dari pesan singkat yang dikirimkan Mawar dinihari itu.

Hasilnya ditemukan jika posisi Mawar berada di Desa Luluo, Kecamatan Batudaa Pantai, Kabupaten Gorontalo. Polisi langsung melakukan penyisiran dan berhasil menemukan korban beserta pelaku yang bersembunyi di salah satu rumah kosong yang ada disana.

Saat ditemukan kondisi korban sangat lemas, bahkan pucat. Sementara, pelaku NN yang saat itu juga berada di rumah tersebut tak berkutik. Ia langsung digelandang petugas. Sementara Mawar dilarikan ke rumah sakit.

“Anak saya sangat terpukul dan depresi akibat kejadian yang menimpannya itu,” ujar Ardin sedih.

Tak hanya itu, bahkan dari hasil pemeriksaan luar, terdapat sejumlah luka lebam di sejumlah bagian tubuh anaknya. Diduga luka lebam akibat hantaman NN karena Mawar yang coba merontak.

“Hati saya hancur melihat kondisi anak saya sekarang ini pak, apalagi dia adalah satu-satunya anak saya yang sangat saya harapkan menjadi orang yang berpendidikan, tapi sekarang masa depan anak saya sudah hancur,” tegasnya.

Sayangnya, hingga saat ini belum ada konfirmasi resmi dari Polres Gorontalo Kota tentang perkembangan kasus ini.

Hanya saja menurut informasi yang didapat Gorontalo Post, saat ini pelaku telah diamankan di Kantor Mapolres Gorontalo Kota untuk menjalani pemeriksaan.

Sementara korban sendiri hingga saat ini masih mendapat perawatan intensif di Rumah Sakit Toto Kabupaten Bone Bolango. (tr-45/hargo)

(Visited 2 times, 1 visits today)

Komentar