Kamis, 4 Maret 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Desa Talulobutu Jadi Pilot Project Kampung Tangguh di Bone Bolango

Oleh Zulkifli Polimengo , dalam Kab. Bone Bolango Ragam , pada Kamis, 18 Februari 2021 | 21:05 WITA Tag: , ,
  Kapolres Bone Bolango AKBP Suka Irawanto S.I.K M.Si bersama unsur TNI-AD dan pemerintah saat meninjau lokasi Kampung Tangguh di Desa Talulobutu, Kecamatan Tapa, Kabupaten Bone Bolango, Kamis (18/02/2021). (Foto: Istimewa)


Hargo.co.id, GORONTALO – Guna mendukung Program prioritas 100 hari Kapolri, Polres Bone Bolango bersama dengan Kodim 1304 dan Unsur Pemerintah menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Skala Mikro, dengan membuat 16 Kampung Tangguh dan 2 Wisata Tangguh, sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19.

Salah satunya seperti Kambungu Molimomoto atau Kampung kuat dan sehat, yang diterapkan di Desa Talulobutu, Kecamatan Tapa, Kabupaten Bone Bolango, bahkan itu menjadi acuan atau Pilot Project bagi wilayah lainnya di Kabupaten Bone Bolango.

BACA  Luncurkan Sertifikat Elektronik, Kementerian ATR Modernisasi Pelayanan

Kapolres Bone Bolango AKBP Suka Irawanto, S.I.K, M.Si disela sela peninjauan pada Kamis (18/02/2021) menjelaskan, upaya PPKM berskala mikro ini dilaksanakan mulai dari tingkat desa sampai dusun. Dengan upaya dari TNI-Polri serta Pemerintah yang berkolaborasi ini diharapkan bisa menciptakan Masyarakat yang disiplin protokol kesehatan.

“Dalam kegiatan PPKM Skala Mikro ini, Kepolisian bersinergi dengan stakeholder terkait, dan melaksanakan langkah-langkah antara lain melakukan pembatasan kegiatan masyarakat, khususnya bagi mereka yang diduga melakukan kontak erat dengan pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19,” jelas Kapolres Bone Bolango.

BACA  Awal 2021, Polsek Bone Raya Tangani Kasus Pencabulan dan Curanmor

Perwira Polisi yang dikenal hobi dengan dunia motor kros itu juga mengungkapkan, selain pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat, kampung tangguh ini juga bisa meningkatkan ketahanan pangan yang ada di wilayah mulai dari wisata, pasar, perkebunan dan kehidupan masyarakat sekitar serta meningkatkan pendapatan di wilayah itu sendiri.

BACA  Sebanyak 128 Personel Polres Gorontalo Kota Dites Urine

“Kampung tangguh ini memiliki kontribusi besar dalam penguatan ekonomi. Masyarakat bisa secara mandiri memanfaatkan lahan-lahan yang kosong seperti di desa Tulalobutu ini. Mereka memanfaatkan pinggiran sungai menjadi tempat wisata, serta tempat berjualan dan memasarkan hasil pertanian, dengan tetap mematuhi protokol kesehatan,” pungkas AKBP Suka Irawanto S.I.K M.Si.(zul/hargo)


Komentar