Minggu, 11 April 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Desa Telaga Diduga Lokasi Pembuat Panah Wayer

Oleh Berita Hargo , dalam Metropolis , pada Selasa, 14 Maret 2017 | 12:00 WITA Tag: , ,
  


MARISA – Hargo.co.id Salah satu desa yang ada di Kecamatan Popayato yakni Desa Telaga, diduga merupakan lokasi pembuatan panah wayer.Dari informasi yang berhasil dirangkum Gorontalo Post, selain panah wayer berasal dari wilayah Sulawesi Tengah (Sulteng).

masyarakat yang ada di daerah Pohuwato pula, khususnya yang ada di Desa Telaga, Kecamatan Popayato, turut menjadi salah satu penghasil senjata tajam yang sering meresahkan masyarakat tersebut.

BACA  Polres Gorontalo Amankan Tiga Orang Terduga Terkait Narkoba

Kapolsek Popayato, Iptu H.B Janis kepada Gorontalo Post tidak membantah hal tersebut. Dari hasil penyelidikan yang dilakukan oleh pihaknya, di Desa Telaga, Kecamatan Popayato memang ada panah wayer dan ada masyarakat yang membuatnya.

Pembuatan panah wayer itu sendiri alasan masyarakat yakni untuk dipergunakan dikebun, karena adanya serangan dari hewan liar seperti babi dan lain sebagainya. “Menurut masyarakat seperti itu.

BACA  Beredar Kabar, Pencuri Tabung Gas Sasar Kos-kosan di Bone Bolango

Meski demikian, karena panah wayer sudah sangat meresahkan masyarakat dan bahkan telah menelan korban, rencananya kami akan terjun langsung untuk melakukan penindakan dan mengambil senjata tajam berupa panah wayer yang disimpan oleh rakyat,” tegasnya.

Sementara itu, Kapolres Pohuwato AKBP Agus Sutrisno,SIK pula mengemukakan, biasanya panah wayer dipergunakan oleh masyarakat dari daerah Sulteng dan dipergunakan di daerah Pohuwato ketika terjadi permasalahan disejumlah kegiatan yang digelar di daerah perbatasan.

BACA  Pasangan Pemeran Konten Asusila di Bogor Mengaku Dapat Untung Rp 19,5 Juta

Oleh karena itu, kegiatan yang dilaksanakan hingga malam hari, kini sudah tidak diperbolehkan lagi alias tidak diberikan izin. “Ini pun menjadi perhatian serius kami terkait dengan penggunaan panah wayer. Terkait dengan tersangka panah wayer, kini masih buronan dan anggota kami sementara melakukan pengejaran,” pungkasnya. (kif/hg)


Komentar