Minggu, 20 Juni 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Di-Booking Sejak Sebelum Kegiatan, Rakornas Dukcapil Semua Hotel Full

Oleh Berita Hargo , dalam Ekonomi Metropolis , pada Jumat, 19 Mei 2017 | 17:08 WITA Tag: ,
  


GORONTALO, Hargo.co.id  – Usaha Jasa perhotelan di Provinsi Gorontalo sepertinnya perlu dikembangkan lagi. Pasalnya, jika ada iven nasional, hotel di daerah ini tidak mampu menampung para tamu dari luar daerah. Sepertihalnya pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) bidang kependudukan dan catatan sipil (Dukcapil) yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mempengaruhi tingkat hunian hotel di Gorontalo.

Beberapa hotel mewah di daerah ini full diisi oleh rombongan Rakornas. Di Grand Q Hotel Gorontalo misalnnya, seluruh kamar di hotel tersebut hingga kini telah terisi. Bahkan, meski telah full terisi, permintaan nginap masih terus berdatangan, sehingga pihak hotel memutuskan untuk menggeser ke hotel lain.

“Tingkat isian kamar di Grand Q Hotel diatas 100 persen, karena yang lain kami alihkan ke beberapa hotel lain,” kata FO Manager Grand Q Hotel Donny Mandey. Menurutnya, event nasional di Gorontalo ini sangat mempengaruhi tingkat hunian hotel. “Tingkat hunain hotel kami mengalami kenaikan drastis,” ujarnya.

BACA  Jual Trihexyphenidyl, Seorang Pria di Bone Bolango Diringkus Polisi

Sementara itu, kondisi yang sama juga terjadi di Maqna Hotel Gorontalo. Seluruh kamar hotel terisi. “Kamar kami dari Rabu sampai 20 mei nanti terisi, banyak tamu Rakornas. Apalagi tamu VIP Rakornas dan dari kemendagri nginap di hotel kami,” ungkap Sales Marketing Maqna Gotel Gorontalo, Mirsa Bokings. Terkait harga kamar, Mirsa mengaku, mengalami kenaikan, namun untuk penjualan secara online saja.

Di hotel Damhil Universitas Negeri Gorontalo juga ternyata telah dibooking sejak tiga pekan sebelumnya. Genaral Manager dan Managing Director PT Madifa Alamanda Fredy Ali, S.ST, melalui Manager dan Director of Operation Hadi Azhari mengatakan, yang menggunakan Hotel Damhil adalah peserta Rakornas Dukcapil dari Jogya, Gunung Kidul, Bengkulu, Lumajang, Mamuju, Polewali, Bogor, Gowa, Cirebon dan Kepulauan Riau.

BACA  Diduga Sebar Fitnah, Seorang Warga Ditampar Kades

“Mereka (Tamu rakornas) sudah Booking duluan, bahkan ada yang dari tiga pekan sebelumnya sudah booking, mereka rata-rata peserta dari Rakornas Dukcapil,” kata Hadi. Meskipun penuh, namun Hotel Damhil tetap saja dengan harga kamar yang sebelumnya. Untuk Superior Rp. 595.000, Deluxe Rp. 850.000, dan Executive Suite, Rp. 1.750.000. “Kita tidak akan naikkan harga, bahkan kita sendiri memberikan harga promo,”pungkasnya.

Seperti diketahui, para tamu rakornas Dukcapil tersebut sebanyak 1.500 yang merupakan perwakilan dukcapil di seluruh Provinsi, Kabupaten/Kota se Indonesia. Untuk level Dukcapil Provinsi, setiap daerah mengirim 2 orang yakni Kepala dinas dan stafnya, demikian pula dengan level Dukcapil Kabupaten/Kota setiap daerah mengirim juga dua orang terdiri dari Kepala Dinas dan staffnya.

BACA  Gelandangan, Pengemis dan ODGJ Segera Ditertibkan 

Jumlah tamu Rakornas ini tidak seimbang dengan jumlah hotel yang ada di Kota Gorontalo. Dari pantauan koran ini, akibat hotel di Kota Gorontalo Full, maka tamu Rakornas lain digeser ke hotel yang ada di Kabupaten Gorontalo. Mengingat di pusat ibu kota Kabupaten Gorontalo jarak tempuh ke Kota Gorontalo tempat pelaksanaan Rakornas hanya memakan waktu 20 menit. Sementara itu di Kabupaten Bone Bolango hingga kini belum memiliki hotel. Padahal daerah tersebut lebih dekat dengan Kota Gorontalo yang hanya bisa ditempuh dalam waktu 10 menit dari pusat Ibukota Kabupaten Bone Bolango. (dan/wan/roy/hargo)


Komentar