Rabu, 6 Juli 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Di Depan Sejumlah Wartawan, Kapolres Janji Seriusi Masalah Miras

Oleh Zulkifli Tampolo , dalam Gorontalo Headline , pada Selasa, 27 November 2018 | 16:45 Tag:
  

Hargo.co.id, GORONTALO – Persoalan peredaran minuman keras (Miras) di wilayah Kota Gorontalo akan diseriusi oleh Kapolres Gorontalo Kota, AKBP Robin Lumban Raja,SIK,M.Si. Hal ini disampaikan langsung dihadapan puluhan wartawan yang bertatap muka langsung dengan orang nomor satu di institusi Polres Gorontalo Kota ini.

Dijelaskan Alumnus Akpol 1998 ini, memang terkait dengan Miras memang sudah sangat luar biasa peredarannya, apalagi mendekati akhir tahun. Polres yang ada di wilayah perbatasannya dengan daerah lain, akhir-akhir ini pun turut melakukan penangkapan.

Sulitnya, ketika sudah di Kota Gorontalo, Miras sudah dijual dalam bentuk eceran dan tidak dalam bentuk gelondongan seperti yang ditemukan di wilayah-wilayah perbatasan. Meski demikian, pihaknya tetap rutin melakukan pemberantasan terhadap yang namanya Miras di wilayah Kota Gorontalo.

“Ini sudah menjadi atensi dari Kapolda Gorontalo. Dengan demikian, kami pun tidak ingin kecolongan. Oleh karena itu, operasi terus kami tingkatkan. Memang terkait dengan Miras, ketika ada yang mengkonsumsi, maka akan ada yang menyuplai. Meskipun resikonya harus ditangkap dan disita. Oleh karena itu, persoalan ini pula membutuhkan dukungan dan partisipasi seluruh elemen masyarakat dalam memberantas yang namanya Miras di wilayah Kota Gorontalo,” harapnya.

Tak hanya itu saja, Alumnus Akpol 1998 ini pula turut mengemukakan, berkaitan dengan balapan liar di Kota Gorontalo, pihaknya telah melakukan berbagai upaya. Namun upaya ini tidak akan maksimal, karena hal tersebut berdampak pada manusiawinya usia anak-anak muda yang masih mencari jati diri mereka.

Oleh karena itu, pihaknya akan menawarkan solusi kepada Pemerintah Kota Gorontalo untuk membuatkan sirkuit atau tempat untuk menyalurkan minat dan bakat dari mereka yang sering balapan liar.

“Kami kan tidak harus setiap hari berada di jalan dan menjaga yang namanya balapan liar. Masih banyak tugas lain yang harus kami lakukan. Oleh karena itu, ini adalah salah satu solusi yang akan kami tawarkan kepada pemerintah daerah,” ungkapnya.

Terkait penggunaan lem eha-bhone yang banyak dikonsumsi oleh anak-anak usia dini. Beberapa langkah akan ditempuh oleh pihaknya.

Mulai dari memaksimalkan kinerja dari anggota Bhabinkamtibmas untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat, menjalin kerjasama dengan tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda untuk bersama-sama memerangi yang namanya penggunaan lem eha bhone atau sejenisnya.

“Kami pun akan mengimbau kepada seluruh penjual agar kiranya tidak sembarangan menerima pembeli. Artinya, yang membeli harus orang dewasa. Berbagai upaya akan kami lakukan untuk hal ini. Kami pun berharap apa yang kami lakukan bisa mendapatkan dukungan dari seluruh elemen masyarakat dan juga dari rekan-rekan wartawan, sehingga upaya-upaya ini bisa terlaksana dengan baik,” pungkasnya. (kif/hg)

(Visited 2 times, 1 visits today)

Komentar