Rabu, 7 April 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Di Singapura Barang Bekas Rumah Tangga Ini Dibuang, di Batam Dijual

Oleh Fajriansyach , dalam Kabar Nusantara , pada Selasa, 12 September 2017 | 12:18 WITA Tag: ,
  


Hargo.co.id – Kapolda Kepri Irjen Pol Sam Budigusdian menuturkan, barang-barang bekas yang diselundupkan itu dibawa dengan menggunakan KLM Raja Persada-1 GT 103. “Bukan hanya barang, kami juga mengamankan 1 nakhoda dan 10 anak buah kapal (ABK),” terangnya Senin (11/9).

Selama tiga hari, kapal polair melakukan razia di perairan yang akan dilalui kapal Raja Persada. Tepat pada hari ketiga (8/9) pukul 06.00, kapal yang dimaksud berlayar memasuki Batubesar. Begitu melihat kapal sesuai dengan ciri-cirinya yang disebutkan masyarakat, Pol Air Polda Kepri langsung menyergap.

BACA  Mengejutkan, Begini Pengakuan dari Peserta KLB Demokrat

Di dalam kapal itu tak hanya ribuan karung baju bekas, tapi juga terdapat 30 kasur bekas, 50 kursi putar, 50 ranjang rumah sakit, 50 lemari besi, 200 meja belajar, 30 karpet bekas, dan satu piano. “Saat diamankan, mereka tak dapat menunjukkan kelengkapan dokumen,” tutur Sam.

BACA  Kapolri Sebut Terduga Teroris di Katedral Makassar Jaringan JAD

Barang tersebut rencananya dibawa ke salah satu pelabuhan milik Haji T. Terkait keterlibatan aparat dalam penyelundupan itu, Sam menuturkan, pihaknya belum bisa membuktikannya.

Penangkapan kapal bermuatan ribuan barang bekas dari Singapura itu melanggar pasal 102 Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1995 tentang Kepabeanan.

(ska/c25/ami)


Komentar