Rabu, 25 November 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Di Zimbabwe, Perawat Mogok Tuntut Tunjangan

Oleh Berita Hargo , dalam Headline Kabar Dunia News , pada Selasa, 17 April 2018 | 01:20 WITA Tag: , , , , , , ,
  Ilustrasi Perawat (foto: thefootnotes.com.au)


Asosiasi Perawat Zimbabwe, dengan lebih dari 16.000 Anggotanya, tuntut janji lama Pemerintah

Hargo.co.id, Harare – Akibat sistem yang dianggap cacat perihal penilaian gaji, para perawat di Zimbabwe melakukan mogok massal pada Senin (16/4). Dalam aksi itu, pemerintah ditekan agar segera membayarkan tunjangan mereka.

Aksi mogok menyebabkan rumah sakit umum kekurangan tenaga, sebelumnya aksi mogok sebulan penuh juga dilakukan oleh para dokter muda dan berakhir pada 2 April lalu.

Emmerson Mnangagwa — Presiden Zimbabwe, sangat terpukul atas kejadian itu, di tengah genjarnya menghidupkan kembali perekonomian yang lesu di negara itu, ia dihadapkan pada pemilihan Juli nanti menghadapi partai oposisi Movement for Democratic Change yang dipimpin oleh Nelson Chamisa.

BACA  Digagas, BLK Gorontalo Menjadi UPT Kemnaker RI

Asosiasi Perawat Zimbabwe, atau Zimbabwe Nurses Association (ZNA), yang memiliki lebih dari 16.000 anggota, mengatakan bahwa sebelumnya pihak pemerintah — melalui para perundingnya — berusaha mencegah aksi mogok itu pada Minggu (15/4) dan berjanji akan segera membayarkan tunjangan, namun hal ini tidak dihiraukan oleh para perawat.

“Mereka (pemerintah, red) telah berjanji, lama sebelum aksi ini, namun para perawat memutuskan akan kembali bekerja hingga uang tunjangan itu ada di rekening mereka,” kata Enoch Dongo, sekretaris jenderal ZNA.

Pantauan Reuters di lapangan, rumah sakit Harare — terbesar kedua di negara itu, terdapat hanya sedikit perawat yang bekerja, ironisnya pasien non-kritis dipulangkan, kata seorang saksi.

BACA  Dianggap Berbahaya, 89 Perusahaan Tiongkok Masuk Daftar Hitam AS

Rumah sakit Mpilo di Bulawayo, menutup departemen rawat jalan dan hanya melayani kasus darurat. Rumah bersalin, adalah yang paling menderita atas kejadian ini, kata seorang dokter.

“Upah kotor terendah perawat di Zimbabew adalah $284 (Rp. 3.912.625) belum termasuk tunjangan,” ujar Dongo.

BACA  Melani Berencana Ceraikan Donald Trump Usai Kalah di Pilpres AS
Janji Lama

Para perawat ingin tunjangan yang dijanjikan tahun 2010 silam, agar segera dibayarkan, namun hingga saat ini tidak direalisasi. Sebagian besar perawat ditempatkan di bagian yang lebih rendah sehingga lebih sulit bagi mereka untuk menerima bayaran tinggi.

Zimbabwe menghabiskan lebih dari 90 persen anggaran tahunannya untuk gaji dan keperluan pemerintahan, Mnangagwa sedang berusaha untuk menekan upah, dengan tidak lagi merekrut dan memangkas tenaga kerja.

Ketika dihubungi, menteri kesehatan Zimbabwe, David Parirenyatwa tidak memberikan komentar atas aksi mogok para perawat itu. (hg/rah/reuters)


Komentar