Jumat, 27 November 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Dialog Bersama Legislator Puncak Botu, Ini Penyampaian Kapolres Gorontalo

Oleh Zulkifli Tampolo , dalam Kab. Gorontalo , pada Senin, 9 Desember 2019 | 00:05 WITA
  


Hargo.co.id, GORONTALO – Ada beberapa hal yang penting disampaikan oleh Kapolres Gorontalo AKBP Ade Permana, SIK, MH ketika mengikuti dialog interaktif yang dilaksanakan oleh Anggota DPRD Provinsi Gorontalo. Kegiatan yang digelar pada Ahad (08/12/2019) sekitar pukul 15.30 Wita, berlangsung di Desa Sidodadi, Kecamatan Boliyohuto, Kabupaten Gorontalo.

Dikatakan Alumnus Akpol 2000 ini, tugas pokok dan fungsi Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) terbagi tiga yaitu, preemtif, preventif dan represif. Di sisi lain, belum lama ini terjadi peristiwa anak gantung diri. Hal ini tentu harus menjadi perhatian dari semua elemen masyarakat, dimana mental anak harus diperhatikan.

BACA  Viral Video Angin Puting Beliung, Kepala BPBD Ingatkan Warga

“Bapak dan ibu sebagai orang tua, kiranya bisa memberikan warna tersendiri bagi putra dan putrinya, agar tidak terjerumus pada persoalan-persoalan yang dapat menghancurkan diri anak itu sendiri. Salah satunya yakni dengan melakukan pengawasan terhadap penggunaan media social lewat handphone dan lain sebagainya. Bisa perlu, berikan anak-anak pendidikan agama, sehingga mental mereka bisa terjaga,” jelasnya di hadapan legislator Puncak Botu (sebutan lain DPRD Provinsi)

BACA  1.807 Guru Segera Terima Sertifikasi, Dibayarkan Desember

Disisi lain, mantan Kapolres Boalemo ini juga mengatakan, tahun depan Kabupaten Gorontalo akan melaksanakan perhelatan politik. Tentunya Polri bersama-sama dengan TNI akan menjaga dan menjamin keamanan. Rasa aman dan nyaman serta Pilkada yang sukses, merupakan kebutuhan dari semua elemen masyarakat.

“Selain itu, saya pun hendak menyampaikan, bahwa tahun ini sudah ada 188 siswa yang dididik di SPN Polda Gorontalo. Semoga kedepannya putra dan putri Kabupaten Gorontalo bisa mendaftar dan lulus. Bukan hanya masuk di SPN Polda Gorontalo akan, tetapi bisa ikut berkompetisi untuk masuk di Akpol tahun depan,” ungkapnya.

BACA  'Pasar Rakyat Digital' Permudah Warga di Era Pandemi

Sementara itu, dalam kesempatan tersebut Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Paris Yusuf turut menyampaikan, dialog ini merupakan sarana menyapa dan bertemu rakyat, yang diharapkan dapat dimanfaatkan oleh seluruh elemen masyarakat.

“Ada tiga narasumber yang hadir dalam kegiatan ini. Mulai dari unsur Polda Gorontalo, Korem dan juga pemerintah kabupaten. Hal ini tidak lain untuk merespon segala bentuk aspirasi dari masyarakat, sehingga dapat ditindaklanjuti,” pungkasnya. (kif/hg)


Komentar