Diblokade Saudi 8,4 Juta Orang Yaman Kelaparan

Headline Kabar Dunia

Hargo.co.id– Koordinator kemanusiaan PBB di Yaman Jamie McGoldrick mengatakan, sekitar 8,4 juta orang Yaman kelaparan.

Mereka sangat bergantung pada PBB untuk memperoleh persediaan air bersih, makanan, obat-obatan dan tempat tinggal. Kondisi mereka dalam keadaan kritis.

banner 728x485

Pasukan koalisi yang dipimpin oleh Arab Saudi melakukan kampanye udara melawan pemberontak Houthi di Yaman. Mereka menutup semua jalur udara, laut, dan darat sehingga bantuan kemanusiaan susah masuk.

Blokade ke Yaman dilakukan Saudi dan koalisinya setelah sebuah rudal balistik ditembakkan ke arah Riyadh dari Yaman November lalu. Rudal tersebut berhasil dicegat oleh sistem pertahanan udara Saudi.

Sejumlah pengamat internasional meminta Saudi untuk mengakhiri blokade tersebut. Blokade yang dilakukan Saudi dan koalisinya hanya memperburuk penderitaan warga sipil Yaman.

Sekretaris Jenderal PBB untuk Urusan Kemanusiaan, Mark Lowcock memperingatkan, blokade tersebut bisa membuat jutaan orang tewas di Yaman karena kelaparan. Apalagi jika koalisi pimpinan Saudi tidak memberikan akses bantuan kemanusiaan untuk masuk negara tersebut.

Dilansir dari Spuniknews.com, Selasa, (12/12), Kepala Urusan Kemanusiaan PBB, Mark Lowcock mengatakan, kelaparan di Yaman tidak seperti yang terjadi di Sudan Selatan awal tahun ini, di mana puluhan ribu orang terkena dampaknya. Tidak akan seperti kelaparan yang menewaskan 250.000 orang di Somalia pada tahun 2011.

“Kelaparan di Yaman akan menjadi kelaparan terbesar yang dialami dunia selama beberapa dekade ini dengan jutaan korban,” ujar Lowcock.

Gedung Putih mengatakan, Amerika Serikat yakin bahwa konflik di Yaman harus diselesaikan melalui perundingan politik sesuai dengan Resolusi Dewan Keamanan PBB.

Perang saudara pecah di Yaman sejak tahun 2015. Sebuah konflik bersenjata terjadi antara pemerintahan Presiden Abd Rabbuh Mansur Hadi yang diakui secara internasional dengan pemberontak Houthi.

(iml/JPC/hg)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *