Kamis, 24 September 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Didampingi Mabes Polri, Brimob Penyerang Novel Diancam 5 Tahun Penjara

Oleh Jamal De Marshall , dalam Kabar Nusantara , pada Minggu, 29 Desember 2019 | 20:20 WITA Tag: ,
  


Hargo.co.id – Pelaku penyerangan teror terhadap penyidik ​​senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan yang menentang berinisial RB dan RM, terancam hukuman lima tahun penjara. Terkait terjerat pasal pengeroyokan dan penganiayaan.

“Pasal 170 KUHP subsider Pasal 351 ayat 2 KUHP tersangka terancam hukuman 5 tahun,” kata Kepala Biro Hubungan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Argo Yuwono, Minggu (29/12).

BACA  Sebanyak 37 Orang Kontestan Pilkada Positif Covid-19

Kedua tersangka yang berinisial RM dan RB itu mewakili polisi aktif berpangkat brigadir. Memberikan pun mendapat pendampingan hukum dari Divisi Hukum Mabes Polri.

Argo disampaikan, alasan pendampingan hukum itu dilakukan karena mewakili polisi aktif.
“Dia kan polisi yang melakukan pembunuhan, Divisi Hukum bertugas memberikan pendampingan hukum,” jelas Argo.

BACA  ICW Ingatkan Firli Bahuri, KPK Bukan Kantor Polisi

Sebelumnya, RM dan RB diamankan di daerah Cimanggis, Depok, Jawa Barat pada Kamis (26/12). Polisi tidak merinci di mana lokasi pasti diambil. Namun Kabareskrim Polri Komjen Pol Listyo Sigit mengungkapkan, penangkapan kedua melepaskan Kakor Brimob.

“Jadi, kami informasikan beberapa waktu yang lalu dari tim teknis telah menemukan informasi yang signifikan dan informasi ini kita dalami. Pada tadi malam kami tim teknis bekerja sama dengan Kakor Brimob telah meminta izin yang melakukan penyiraman terhadap saudara NB (Novel Baswedan) ”tukas Listyo.

BACA  Pelaku Penusukan Syekh Ali Jaber Terancam Hukuman Mati

*Berita ini juga disiarkan oleh JawaPost.com pada edisi Minggu 29 Desember 2019


Komentar