Kamis, 18 Agustus 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Diduga Bobol Toko dan Sarang Walet, Lima Residivis Diamankan Polisi

Oleh Admin Hargo , dalam Kabar Nusantara , pada Rabu, 20 Juli 2022 | 12:35 Tag: , , , ,
  Suasana press conference yang dilaksanakan Humas Polda Gorontalo. (Foto: Humas Polda Gorontalo)

Hargo.co.id, GORONTALO – Terduga pelaku tindak pidana pencurian spesialis pembobolan toko dan sarang burung walet dengan menggunakan gunting besi beton di wilayah Provinsi Gorontalo berhasil diamankan Tim Opsnal Ditreskrimum Polda Gorontalo dan Tim Opsnal Satreskrim Polres jajaran yang diback up oleh Jatanras Polrestabes Makassar, Sabtu (16/7/2022).

Dari pencurian ini, Team gabungan berhasil mengamankan lima dari tujuh pelaku yang ikut terlibat, yakni Lk. AP alias Lali, Lk. MFP, Lk, FS, Lk, AS dan Lk. MZ dan untuk dua pelaku lainnya yakni Lk. J dan Lk. A masih dilakukan pencarian oleh Tim Penyidik.

Kabid Humas Polda Gorontalo Kombes Pol. Wahyu Tri Cahyono, SIK mengatakan, adanya beberapa kejadian kasus pencurian di wilayah Hukum Polda Gorontalo di Tahun 2022 menjadi perhatian Kapolda Gorontalo dalam setiap Anev, yang kemudian hal tersebut ditindaklanjuti oleh Direktur Reserse Kriminal Umum dengan memerintahkan Tim Resmob Polda dan Polres untuk melakukan penyelidikan.

“Dari penyelidikan yang dilakukan oleh Tim gabungan, Tim Resmob Polda Gorontalo dan Polres jajaran yang diback up oleh Jatanras Polrestabes Makasar berhasil mengamankan lima pelaku residivis pencurian spesialis pembobolan toko dan sarang walet di Kota/Kabupaten Gorontalo. Dimana 3 pelaku berhasil diamankan saat transit di pelabuhan Makassar untuk tujuan ke Surabaya dan 2 lainnya diamankan di Provinsi Gorontalo,” jelas Wahyu saat pelaksanaan Press Conference, Rabu (20/7/2022) di Humas Polda Gorontalo.

Lebih lanjut Wahyu mengatakan, dari pencurian ini, tim gabungan berhasil mengamankan ratusan barang bukti.

“Barang bukti ini sendiri yakni, dua buah gunting besi beton, satu unit mobil, 45 unit hp infinix, 30 unit hp Samsung, 28 unit hp Oppo, 35 unit hp vivo, dua buah power bank, satu buah headset, tiga buah casing hp, dua buah dombet, 37 vouvher pulsa, satu dos kartu telkomsel, tiga dos obat pupuk pertanian dan satu unit speaker merk Advan,” terang Wahyu.

Diakhir Press Conference, Wahyu mengungkapkan, pelaku dalam melancarkan aksinya menggunakan gunting besi beton ukuran besar untuk memotong gembok toko dan sarang walet.

“Dari kasus ini, pelaku dalam membobol toko dan juga sarang burung walet di Kabupaten/Kota Gorontalo yakni dengan menggunakan 2 buah gunting besi beton,” tutup Wahyu.(*)

Rilis: Humas Polda Gorontalo

(Visited 148 times, 1 visits today)

Komentar