Kamis, 30 Juli 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Diduga Buka Praktek Aborsi, Seorang Dukun Beranak Digelandang ke Mapolsek Kota Timur

Oleh Zulkifli Polimengo , dalam Headline Metropolis , pada Minggu, 19 Januari 2020 | 14:22 WITA Tag: ,
  


Hargo.co.id, GORONTALO – Polsek Kota Timur, Kota Gorontalo berhasil membongkar tempat praktek aborsi yang terletak di Kelurahan Heledulaa Utara. Hasilnya, dua orang saksi sementara dalam pemeriksaan dan seorang lagi kini tengah dirawat di RS Siti Khadijah.

Informasi yang berhasil dihimpun, Sabtu (18/01/2020) perempuan berinisial YM, warga Desa Karya Indah, Kecamatan Asparaga, Kabupaten Gorontalo datang ke rumah dukung beranak (biang) yang diduga kerap melakukan praktek aborsi. YM datang ditemani oleh pacarnya yang berinisial JRH sekitar pukul 07.00 Wita.

BACA  Sungai Bone Meluap, Sejumlah Rumah di Suwawa Timur Hanyut

Oleh dukun yang berinisial E, YM lantas diberi obat untuk diminum pada pukul 09.00 Wita. Dirinya diminta menunggu selama lima jam, maklum, usia kandungan YM sudah 9 bulan.

“Benar adanya, pada Ahad (19/01/2020) sekitar pukul 00.00 Wita bayi dalam kandungan YM ke luar. Namun proses melahirkan tak sempurna sehingga ari-ari masih tertinggal di pusar. Imbasnya, terjadi pendarahan di rumah dukung (biang) yang inisial E itu,” kara Briptu Rizki, personil dari Polsek Kota Timur.

BACA  Panas di Injury Time, Golkar Pohuwato Galang Koalisi Besar

Karena masih terjadi pendarahan, Ahad (19/01/2020) pukul 08.00 Wita, YM lantas dilarikan ke Rumah Sakit Siti Khadijah untuk mendapat perawatan lebih lanjut. Sementara pacarnya, JRH dan dukung E sedang jalani pemerinksaan.

BACA  Tanpa Gelar Pasukan, Upacara Hari Bhayangkara Dilaksanakan Secara Virtual

“Pengakuan JRH, dirinya sudah membayar Rp 4 juta kepada E atas jasanya,” kata Rizki.

Hingga berita ini disusun, Polisi masih mengumpul bukti-bukti lain. Maklum, beredar kabar jika bayi tersebut masih hidup dan sempat ditawarkan oleh E kepada salah seorang tetangganya. (tr69/zul/hg)


Komentar