Selasa, 18 Januari 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Diduga Dianiaya Suami, IRT di Gorontalo Meninggal Dunia

Oleh Admin Hargo , dalam Kab. Bone Bolango Metropolis , pada Rabu, 1 Desember 2021 | 17:05 PM Tag: ,
  Jenazah korban saat akan dibawah ke RS Aloei Saboe, Kota Gorontalo guna dilakukan outopsi. (Foto: Istimewa)

Hargo.co.id, GORONTALO – Kasus dugaan suami menganiaya istri hingga meninggal dunia kembali terjadi di Desa Duano, Kecamatan Suwawa Tengah, Kabupaten Bone Bolango, Rabu (01/12/2021).

Adalah Nining Tahiji (31) warga asal Desa Bilungala Kecamatan Bonepantai, Kabupaten Bone Bolango, dikabarkan meninggal dunia diduga setelah mengalami penganiayaan yang dilakukan oleh suaminya berinisial BS (29), warga Desa Duano, Kecamatan Suwawa Tengah, Kabupaten Bone Bolango.

Saat dikonfirmasi Hargo.co.id, Kapolsek Suwawa AKP Raden Dian Nugraha Wijaya, S.I.K membenarkan kejadian tersebut dan menjelaskan bahwa peristiwa itu terjadi sekitar pukul 11.30 wita. Awalnya suami korban meminta tolong kepada salah seorang saksi berinisial US (42) yang merupakan supir bentor, untuk mengantarkan istrinya ke rumah nenek dari istrinya, karena saat itu korban dalam kondisi tidak sadarkan diri.

“Jadi menurut keterangan US (tukang bentor), awalnya suami korban ini meminta tolong kepadanya untuk mengantarkan istrinya ke rumah nenek dari istrinya itu sendiri, karena saat itu kondisi istrinya sudah tidak sadarkan diri. Saat tiba di rumah neneknya, paman dari korban tersebut melihat bahwa korban sudah meninggal dunia, hingga. Oleh pamannya langsung dibawa kembali ke rumah korban,” jelas AKP Raden Dian Nugraha Wijaya, S.I.K.

Lebih lanjut Kapolsek Suwawa menerangkan, dimana saat dimintai keterangan, suami korban mengaku bahwa awalnya korban sedang makan kacang dan tersendak hingga tidak sadarkan diri. Namun berselang beberapa saat suami korban mengakui bahwa belakangan ini ia sering memukul istrinya menggunakan sapu lidi setiap kali ada masalah keluarga.

“Awalnya menurut keterangan suami korban bahwa korban ini tersendak saat sedang makan kacang hingga tidak sadarkan diri. Namun beberapa saat kemudian dirinya berani jujur dan mengakui, bahwa dalam beberapa hari belakangan ini, ia sering memukul korban menggunakan sapu lidi setiap kali terjadi cekcok atau masalah keluarga,” terang AKP Raden Dian Nugraha Wijaya, S.I.K.

Kapolsek Suwawa juga menambahkan bahwa setelah mengetahui kronologis awal, pihaknya dalam hal ini Bhabinkamtibmas Desa Duano langsung mengamankan BS ke Mapolsek Suwawa untuk ditindaklanjuti oleh pihak Sat Reskrim Polres Bone Bolango. Sementara untuk korban juga telah dibawa ke Rumah Sakit Aloei Saboe Kota Gorontalo untuk dilakukan visum luar maupun visum dalam.(*)

Penulis: Zulkifli Polimengo

(Visited 1.739 times, 1 visits today)

Komentar