Friday, 24 September 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Diduga Digunakan Jual Miras, Gerobak Bantuan Pemkot Gorontalo Ditarik

Oleh Zulkifli Tampolo , dalam Headline Metropolis , pada Saturday, 28 September 2019 | 20:53 PM Tags: , ,
  Lurah Dulalowo bersama anggota Bhabinkamtibmas dan juga anggota Babinsa melakukan sidak disalah satu warung yang diduga menjual minuman keras (Miras). (F. Istimewa)

Hargo.co.id, GORONTALO – Upaya pemerintah bersama TNI dan Polri memberantas penyakit masyarakat, terus dilakukan. Kali ini tim gabungan di Kelurahan Dulalowo Timur, Kecamatan Kota Tengah, Kota Gorontalo, Jumat malam (27/09/2019) sekitar pukul 23.00 Wita, melakukan sidak disalah satu warung gerobak yang diduga dipergunakan untuk menjual minuman keras (Miras).

Sidak warung gerobak ini, dilakukan oleh Serda Saharuddin, sebagai Babisa Koramil 1304-01 Kota Utara, Bripka Rusmansyah, Anggota Bhabinkamtibmas Polsek Kota Utara, dan Hi. Iton Gani S.Ip, selaku Lurah Dulalowo Timur.

Informasi yang dirangkum hargo.co.id, penyidakan warung gerobak ini dilakukan atas dasar informasi masyarakat, yang melaporkan bahwa diduga ada warung yang dijadikan sebagai tempat menjual Miras. Atas informasi itu, pihak kelurahan, TNI dan juga Polri langsung melakukan upaya cepat dengan melakukan sidak.

Lurah Kelurahan Dulalowo Timur, Hi. Iton Gani, menjelaskan, dari hasil penggeledahan pihaknya berhasil menemukan dan mengamankan puluhan botol miras berbagai merk, dari sebuah warung gerobak, yang diketahui gerobak tersebut merupakan unit bantuan dari Pemerintah Kota Gorontalo, namun oleh pemiliknya di gunakan untuk menjual miras.

“Penyakit masyarakat yang mengakibatkan gangguan ketertiban dan keamanan wilayah, rata-rata bersumber dari pengaruh minuman keras serta pergaulan yang salah. Penggeledahan ini kami lakukan guna menindaklanjuti laporan masyarakat. Bahkan pemilik warung tersebut, sudah dua kali kami temukan seperti ini. Terlebih warung gerobak tersebut adalah bantuan dari Pemkot Gorontalo. Harusnya, peruntukannya bukan untuk menjual miras,” jelas Lurah Dulalowo Timur ini.

Selanjutnya puluhan botol Miras berbagai merk tersebut, lansung dibawa ke kantor Kelurahan Dulalowo Timur, untuk dijadikan barang bukti dan diproses sesuai peratuaran yang berlaku.

“Sudah dua kali pemilik warung ini kami temukan menjual Miras. Apalagi keberadaannya tepat berada di depan asrama mahasiswa dan mesjid. Oleh karena itu, yang bersangkutan harus dibina.

Untuk warung gerobak bantuan dari pemerintah, harus ditarik untuk diberikan kepada orang yang lebih membutuhkan dan digunakan untuk menjual barang-barang yang halal, bukan Miras seperti yang kami temukan ini,” tutup Syarifuddin Podungge selaku Kepala Seksi Ketertiban. (zul/hg)

(Visited 2 times, 1 visits today)

Komentar