Rabu, 10 Agustus 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Diduga Hendak Berkelahi, Empat Siswa SMP Diamankan Polsek Telaga

Oleh Zulkifli Tampolo , dalam Headline Metropolis Post , pada Rabu, 27 November 2019 | 23:03 Tag: , , ,
  Empat orang siswa SMP yang diduga hendak berkelahi diamankan dan diberikan pembinaan di Polsek Telaga. (F. Humas Polsek Telaga)

Hargo.co.id, GORONTALO – Empat orang siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) terpaksa harus diamankan oleh Polsek Telaga, karena diduga hendak berkelahi, Rabu (27/11/2019) sekitar pukul 15.00 Wita.

Para siswa dari dua sekolah yakni siswa SMP 1 Telaga Jaya dengan SMP 1 Tilango, berhasil diamankan berkat bantuan informasi dari masyarakat. Informasi yang dirangkum Hargo.co.id, awalnya sekitar pukul 12.00 Wita, sejumlah siswa SMP 1 Telaga Jaya mendatangi SMP 1 Tilango dengan menggunakan dua unit sepeda motor.

Kedatangan mereka tersebut tidak lain untuk mengajak siswa SMP 1 Tilango untuk berkelai. Hanya saja hal tersebut tidak terjadi karena siswa SMP 1 Tilango tidak meladeni ajakan tersebut. Tak hanya sampai disitu saja, sekitar pukul 15.00 Wita, siswa SMP Telaga Jaya kembali mendatangi SMP 1 Tilango, hanya saja pada saat itu sudah tidak ada lagi siswa.

Ketika siswa SMP 1 Telaga Jaya pulang, tiba-tiba saja berpapasan dengan siswa SMP 1 Tilango di Desa Lauwonu, Kecamatan Tilango, Kabupaten Gorontalo.

Sebelum para siswa ini berkelahi, masyarakat yang melihat kejadian itu langsung menghubungi Ketua Tim Siaga Polsek Telaga (SIGAGA), Aipda Rusdianto Talani. Mendapatkan informasi itu, Tim SIGAGA langsung menuju ke lokasi dan mengamankan para siswa serta membawa mereka ke Polsek Telaga untuk diberikan pembinaan.

Kapolsek Telaga, Ipda Asnawi Makrun,SE ketika diwawancarai mengatakan, Alhamdulillah berkat bantuan informasi dari masyarakat, Tim SIGAGA beserta piket SPK A bisa dengan cepat mengantisipasi permasalahan ini.

“Para siswa ini sudah saya berikan arahan dan pembinaan. Mereka pula telah kami buatkan surat pernyataan untuk tidak mengulangi lagi perbuatannya. Kedepannya hal ini kami harapkan bisa menjadi perhatian dari pihak sekolah, khususnya orang tua siswa, agar bisa memantau anak-anaknya, sehingga tidak akan terjadi lagi hal-hal seperti ini,” harapnya. (kif/hg)

(Visited 2 times, 1 visits today)

Komentar