Sabtu, 22 Februari 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Diduga Kecelakaan Kerja, Seorang Pekerja di PLTU Tomilito Meninggal

Oleh Alosius M. Budiman , dalam Headline Metropolis , pada Kamis, 5 Desember 2019 Tag:
  Ilustrasi

Hargo.co.id, GORONTALO – Salah satu tenaga kerja di Pembangkit Listrik Tenaga Uang (PLTU) Sulbagut di Desa Tanjung Karang, Kecamatan Tomilito, Gorontalo Utara (Gorut), meninggal dunia yang diduga akibat kecelakaan kerja, terhempas tali baja crane. Insiden yang menewaskan Nadi bin Engkos (33), warga Pandeglang itu terjadi, Kamis (05/12/2019) sekitar pukul 08.20 Wita.

Informasi yang berhasil dihimpun, peristiwa itu terjadi ketika Engkos bersama beberapa rekannya tengah melepas sling (tali baja) crane yang digunakan pada proyek pekerjaan PLTU berkapasitas 2 x 50 MW. Naas, tali baja crane terhempas dan dan mengakibatkan Engkos dan empat rekannya yang lain ikut jatuh.

Engkos meninggal karena mengakami luka dalam di bagian kepala, ke luar darah dari hidung mulut dan telinga. Sementara rekan kerjanya yang lain hanya mengakami luka-luka, masing-masing Walidin (20) asal Blanggura, Nangro Aceh Darusalam (NAD), mengalami luka dibagian jari manis sebelah kanan dan sakit bagian bahu.

Sementara Indra Hermanto (27) asal Sosor Galung, mengalami lecet di dagu dan siku tangan sebelah kiri, Beni Sinaga (19) asal Medan , mengalami lecet dibagian dagu dan Odi Ridwanto (20) asal Gunung Kencan mengalami luka lecet di kaki kanan.

Para korban selanjutnya dilarikan ke Rumah Sakit Zainal Umar Siddiki (ZUS) untuk mendapatkan perawatan. Korban yang meninggal dunia dikabarkan akan diberangkatkan ke daerah asal.

Pelaksana Tugas (Plt) Kapolres Gorut AKBP Dicky Irawan Kesuma, SIK, M.SI, ketika dikonfirmasi membenarkan insiden tersebut.

“Insiden sedang dilakukan olah TKP, hasil olah TKP gak ingin saya mendahului, karena fakta dilapangan tidak boleh diabaikan. Sampai terang semua baru bisa saya simpulkan penyebab terjadinya kecelakaan yg menyebabkan korban 4 luka-luka dan 1 meninggal dunia,” jelasnya.

“Info sementara ia jatuh terhempas oleh sling crane saat akan melepas sling sehingga terjatuh. Itu sementara keterangan dari saksi,” tambah AKBP. Dicky Irawan Kesuma.

Tindakan polisi lanjut AKBP. Dicky Irawan Kesuma, setelah menerima laporan, mendatangi TKP, melakukan olah TKP, melakukan interogasi saksi-saksi yang ada di TKP, membuat VER dan akan mendatangkan unit identifikasi bantuan dari Polres Gorontalo. (idm/hg)