Selasa, 26 Oktober 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Diduga Menghasut Penumpang, Oknum Anggota DPRD di Gorontalo Dipolisikan

Oleh Admin Hargo , dalam Metropolis , pada Sabtu, 2 Oktober 2021 | 01:05 AM Tag: , ,
  Oknum anggota DPRD di Gorontalo yang berinisial RP saat menolak untuk dilakukan tes PCR oleh Satgas Covid-19 di Bandara Jalaluddin. (Foto: Istimewa/Tangkapan Layar)

Hargo.co.id, GORONTALO – Oknum anggota DPRD di Gorontalo lapor ke polisi atas dugaan penghasutan terhadap penumpang di Bandara Jalaluddin Gorontalo. Oknum Anggota DPRD yang berinisial RP itu, menolak dilakukan tes PCR oleh Satgas Covid 19, Kamis (30/09/2021) atau saat tiba di Bandara Jalaluddin.. 

Kasat Reskrim Polres Gorontalo, IPTU Muhammad Nauval Seno, SIK saat dikonfirmasi membenarkan adanya laporan tersebut. Pihaknya, kata dia, menerima laporan tersebut dari Koordinator Satgas Provinsi Gorontalo. 

“Betul, Satreskrim Polres Gorontalo telah menerima laporan dari tim Satgas Provinsi Gorontalo, terkait adanya penolakan serta penghasutan,” kata IPTU Mohammad Nauval Seno, Jumat (01/10/2021). 

Pada laporan yang diterima Reskrim Polres Gorontalo, peristiwa ini berlangsung pada Kamis (30/09/20210) sekitar pukul 18.30 Wita. Terjadi adu mulut antara RP dengan Petugas Satgas yang melakukan tugasnya untuk melakukan pengecekan kepada penumpang. 

“Terjadi adu mulut oleh oknum tersebut dengan beberapa petugas Satgas yang melaksanakan tugasnya untuk melakukan pengecekan. Para penumpang lainnya juga dihasut untuk tidak melakukan pemeriksaan tersebut,” ungkapnya. 

Pihaknya, lanjut IPTU Mohammad Nauval Seno, telah memeriksa Pelapor serta beberapa petugas satgas untuk dimintai keterangan sebagai saksi dalam kejadian tersebut. 

“Selanjutnya kita akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut ke kepada saksi saksi lainnya. Itu sudah kami jadwalkan. Ada juga beberapa ahli yang berkaitan dengan tindak pidana ini,” kata IPTU Mohammad Nauval Seno. 

Sebelumnya, beredar video seorang anggota DPRD di Gorontalo beradu mulut dengan Satgas Covid-19 di Bandara Jalaluddin Gorontalo. Video berdurasi 2 menit 50 detik itu beredar dengan cepat di media sosial. 

Saat berita ini diturunkan, reporter Hargo.co.id masih berusaha menghubungi anggota DPRD tersebut untuk dimintai tanggapannya. (***) 

 

Penulis : Sucipto Mokodompis

(Visited 171 times, 1 visits today)

Komentar