Minggu, 13 September 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Diduga Menipu Ratusan Juta, Pasutri Ditahan Polisi

Oleh Berita Hargo , dalam Metropolis , pada Senin, 30 Desember 2019 | 12:05 WITA Tag:
  


Hargo.co.id, GORONTALO – Diduga telah melakukan penipuan hingga ratusan juta, sepasang suami istri kini ditahan oleh Satuan Reskrim Polres Gorontalo Kota, Jumat (27/12/19).

Seperti yang dilansir Gorontalo Post, kasus dugaan penipuan tersebut terjadi sekitar Agustus 2014 silam, dimana pada saat itu korban Susanti Mahadjani (46) warga Desa Labanu, Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo, ditawarkan satu unit rumah ipe 45 dan sebidang tanah di Kelurahan Huangobotu, Kecamatan Dungingi, Kota Gorontalo, dengan harga Rp 250 juta oleh tersangka NHM (49), dan suaminya IRS warga Kecamatan Aimas, Kabupaten Sorong, Provinsi Papua Barat.

BACA  Ini Data Jumlah Rumah yang Terendam di Bulango Utara

Dengan bujuk rayu tersangka, akhirnya korban Susanti Mahadjani membayarkan uang sebesar Rp 250 juta. Hanya saja setelah Susant Mahadjani menempati rumah tersebut, ternyata rumah itu bukan milik sah dari para tersangka. Akibatnya, Susanti Mahadjani merasa ditipu dan mengalami kerugian kurang lebih Rp 250 juta. Hal ini kemudian dilaporkan kepada pihak Polres Gorontalo Kota pada 23 November 2019 lalu.

Kapolres Gorontalo Kota, AKBP Desmont Harjendro Agitson Putra,SIK,MT yang didampingi Waka Polres, Kompol Zulkarnain,SIK dan Kasat Reskrim AKP Deni Muhtamar,S.Sos,SH dalam keterangan persnya, Jumat (27/12) menjelaskan, setelah menerima laporan, pihaknya kemudian melakukan penyelidikan dan dari hasil penyelidikan tersebut tersangka diketahui sudah berdomisili di Perum Sudirman Indah, Blok E9 nomor 2, Kelurahan Tigaraksa, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten.

BACA  Ini Alasan Pelaku Menganiaya 3 Orang Warga di Tamalate

“Kami kemudian melakukan koordinasi dan komunikasi dengan anggota Kepolisian setempat. Setelah itu, anggota Polres Gorontalo Kota kemudian berangkat ke lokasi tersangka untuk melakukan penangkapan dan dibantu oleh anggota Polsek Tigaraksa,” jelasnya.

BACA  Satu Unit Rumah di Perumahan BTN Pulubala Terbakar

Setelah berhasil ditangkap, kata mantan Kapolres Bone Bolango ini, tersangka kemudian dibawa ke Gorontalo untuk dilakukan proses pemeriksaan lebih lanjut dan setelah diperiksa, kedua tersangka kemudian dilakukan penahanan.

“Tersangka kami jerat dengan Pasal 378 KUHP atau Pasal 372 KUHP junto Pasal 55 KUHP dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara. Untuk sejauh ini, kami baru menerima satu laporan. Meski demikian, kami masih terus memproses perkara ini dan mengungkap fakta-fakta lainnya apabila ditemukan dalam proses pemeriksaan nanti,” pungkasnya. (kif/gp/hg)


Komentar