Sabtu, 27 November 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Diduga Persoalan Upah, Karyawan Nekat Curi Kamera Majikan

Oleh Zulkifli Tampolo , dalam Metropolis , pada Senin, 23 September 2019 | 01:04 AM Tag: , ,
  Penyidik Polsek Kota Utara, Briptu Alkib Van Eksan saat meminta keterangan pelaku dugaan kasus pencurian. (F. Zulkifli Tampolo/Hargo.co.id)

Hargo.co.id, GORONTALO – Diduga karena persoalan upah, salah seorang oknum karyawan di tempat percetakan, nekat mencuri kamera milik majikannya.

Informasi yang dirangkum Hargo.co.id, kejadian tersebut terjadi pada Rabu (18/09/2019) sekitar pukul 11.50 Wita. Pada saat itu, Harlan Surapati (39) yang merupakan warga Kelurahan Limba U2, Kecamatan Kota Selatan, Kota Gorontalo, hendak mengambil kamera merek Nikon D200 yang terletak di tempat percetakan Photoclips. Namun ketika dicari, kamera tersebut tidak ada, sehingga korban mengalami kerugian kurang lebih Rp 16 juta. Kejadian itu pun dilaporkan ke Polsek Kota Utara.

Kapolsek Kota Utara, Iptu M. Taufik Prasetyo, S.T.K (F. Zulkifli Tampolo/Hargo.co.id)
Kapolsek Kota Utara, Iptu M. Taufik Prasetyo, S.T.K (F. Zulkifli Tampolo/Hargo.co.id)

Mendapatkan informasi itu, anggota Polsek Kota Utara dibantu oleh Tim Alap-Alap (Buser, red) melakukan penyelidikan. Dari hasil penyelidikan tersebut, Polisi mendapatkan beberapa petunjuk dan dilakukan pengembangan, sehingga berhasil menangkap, ARG (24), warga Kelurahan Paguyaman, Kecamatan Kota Tengah, Kota Gorontalo, dirumahnya tanpa ada perlawanan, Rabu (18/09/2019). Pelaku kemudian digiring ke Polsek Kota Utara, untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Kapolsek Kota Utara, Iptu M. Taufik Prasetyo,S.T.K ketika diwawancarai mengatakan, dari pengakuan pelaku, dirinya mengambil barang berupa kamera Nikon D200 karena upah harian dan lembur tidak diberikan oleh pimpinannya. Oleh karena itu, kamera tersebut diambil dan dijual dengan harga Rp 300 ribu.

“Saat ini pelaku sudah ditetapkan tersangka dan saat ini yang bersangkutan sudah kami lakukan penahanan. Selanjutnya, perkara ini masih sementara dalam proses,” pungkas mantan Kapolsek Popayato ini. (kif/hg)

(Visited 3 times, 1 visits today)

Komentar