Minggu, 17 Januari 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Digagas, BLK Gorontalo Menjadi UPT Kemnaker RI

Oleh Berita Hargo , dalam Advertorial Gorontalo Headline , pada Minggu, 22 November 2020 | 16:05 WITA Tag: , ,
  Gubernur Gorontalo Rusli Habibie saat melakukan studi komparasi pengelolaan BLK di Lembang dan Bandung, Jawa Barat, Jumat (20/11/2020).(Foto Istimewa/HUMAS)


Hargo.co.id, JAWABARAT – Ada yang menarik setelah Gubernur Gorontalo, Rusli Habibie mengunjungi Balai Latihan Kerja (BLK) di Bandung dan Lembang, Jawa Barat. Yakni, muncul gagasan agar BLK Gorontalo menjadi Unit Pelayanan Teknis (UPT) Kementrian Ketenagakerjaan (Kemnaker) RI.

Alasan yang muncul ketika pengalihan status dilakukan adalah pembangunan gedung baru diharapkan lebih meningkatkan kualitas dan kuantitas lulusan serta berpotensi membuka lapangan kerja baru di daerah.

Ini diungkapkan Kepala Bapppeda Budiyanto Sidiki saat mendampingi Gubernur Gorontalo Rusli Habibie studi komparasi pengelolaan BLK di Lembang dan Bandung, Jawa Barat, Jumat (20/11/2020). Dua BLK yang dikelola Kemnaker itu memiliki spesifikasi yang berbeda. BLK Lembang lebih fokus di bidang pertanian, perikanan dan peternakan sementara di Bandung fokus di bidang otomotif.

BACA  Gubernur Resmikan Jembatan Molintogupo

“Pak gubernur ingin menseriusi BLK sebagai salah satu institusi pencipta lapangan kerja di daerah. Oleh sebab itu, hari ini kita melihat dua jenis BLK yang berbeda. Jika direstui ibu menteri, mudah-mudahan Gorontalo menjadi salah satu daerah yang akan dibangun tahun depan,” ungkap Kepala Bapppeda Budi.

BACA  Unsur Tiga Pilar di Dungingi Gencar Gelar Razia Protokol Kesehatan

Dijelaskannya, saat ini BLK Gorontalo masih dikelola dalam bentuk UPTD. Artinya masih di bawah binaan dan anggaran pemerintah provinsi. Pengalihan status dan pembangunan gedung baru diharapkan membuat BLK semakin berdaya saing dengan penerapan ilmu vokasi dan peralatan yang canggih.

“Pak Gubernur rencananya akan bertemu ibu Menteri Ketenagakerjaan untuk menyampaikan komitmen kesiapan lahan pembangunan BLK. Mudah mudahan bisa diagendakan,” imbuhnya.

BACA  Langgar Protokol Kesehatan, Polres Bone Bolango Siap Tindak Tegas

Pembangunan BLK Pusat di daerah diharapkan bisa menjadi solusi pembukaan dan penyerapan tenaga kerja baru. Terlebih saat pandemi covid-19 seperti ini ada banyak warga produktif yang kehilangan lapangan kerja.

Rusli Habibie berkunjung ditemani anggota Komisi VIII DPR RI Dapil Gorontalo Idah Syahidah. Mereka diterima oleh Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Produktivitas (Binalatas) Kemenaker Budi Hartawan dan Direktur Lembaga Sarana Pelatihan Heru Budoyo. (rilis/adv/hg)


Komentar