Minggu, 29 November 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Digagas Protokol Kesehatan Keluarga di Masa Pandemi Covid-19

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo Kabar Nusantara , pada Minggu, 18 Oktober 2020 | 12:05 WITA Tag: ,
  Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 dr. Reisa Broto Asmoro


Hargo.co.id, GORONTALO – Saat ini, ada tiga instansi tengah menggagas Protokol Kesehatan Keluarga di tengah pandemic Covid-19. Ketiganya yakni Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPA), Kementerian Kesehatan dan Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB).

 Seperti yang dilansir jpnn.com, melalui Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 dr. Reisa Brotoasmoro menyampaikan kabar itu sebagaimana disiarkan Kanal Youtube Sekretariat Presiden.

“Keputusan ini dibuat berdasarkan arahan Presiden Joko Widodo pada September lalu,” ujar Reisa.

Dalam protokol tersebut, Reisa menyebut ada empat hal.

Pertama, protokol kesehatan keluarga secara umum. Seperti, cara pemakaian masker dengan benar, cara melindungi anggota keluarga yang rentan atau berisiko tinggi.

BACA  Upacara Hari Pahlawan, Hanya Dihadiri 50 Orang

Kedua, protokol kesehatan ketika ada anggota keluarga yang terpapar. Jika terjadi, pihak mana yang harus dihubungi untuk mendapatkan pertolongan segera, bagaimana proses karantina, atau isolasi mandirinya.

Ketiga, protokol kesehatan keluarga ketika beraktivitas di luar rumah. “Nah ini penting. Cara membersihkan diri sebelum berinteraksi dengan anggota keluarga di rumah. Memastikan kita tidak membawa pulang virus masuk ke dalam rumah, dari pakaian ataupun barang-barang bawaan kita,” lanjut Reisa.

Keempat, protokol kesehatan di lingkungan sekitar tempat tinggal, ketika ada warga yang terpapar. Bagaimana tanggungjawab sosial sebagai anggota masyarakat, di lingkungan rumah juga penting. Dari mulai menjaga kebersihan lingkungan sampai dengan tidak memberikan stigma negatif kepada tetangga yang terkonfirmasi positif Covid-19. “Mereka (positif) justru yang harus dibantu,” katanya.

BACA  Wisatawan Meningkat, Aleg Bone Bolango Ingatkan Protokol Kesehatan

Protokol ini dijelaskan Reisa untuk menekan penularan Covid-19 di lingkungan klaster keluarga yang sangat tinggi.

Alasannya, potensi tinggi penularan klaster keluarga bisa datang dari orang terdekat yang menjadi carrier atau pembawa virus. Penularan dari orang terdekat ini bisa berakibat fatal bagi anggota keluarga yang sudah lanjut usia dan memiliki penyakit penyerta.

“Sebagian dari 1.299 klaster yang ditemukan Kementerian Kesehatan adalah klaster keluarga. Kepala BKKBN dr Hasto Wardoyo mengatakan klaster keluarga ini memang sulit dihindari. Karena terkait dengan klaster-klaster lain, seperti klaster kantor, klaster pasar yang semuanya berpotensi bertemunya di keluarga,” ujar Reisa.

BACA  Upacara HUT ke 75 Korps Brimob Digelar Secara Virtual

Pemerintah pun katanya berkomitmen untuk mengawal implementasi protokol kesehatan keluarga dengan kolaborasi dan sinergi antar kementerian/lembaga terus dilakukan memastikan dukungan kesehatan sekaligus menguatkan ekonomi keluarga di masa pandemi.

“Sementara peran kita tetap disiplin protokol kesehatan di manapun dan kapanpun. Mari putus rantai penularan Covid-19 di dalam keluarga. Mari kita bekerjasama, kolaborasi, gotong royong antara pemerintah dan masyarakat,” pungkas Reisa. (***)

#IngatPesanIbu

Memakai masker

Menjaga jarak & menghindari kerumunan

Mencuci tangan dengan sabun


Komentar