Kamis, 27 Januari 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Digelar Usai Idul Fitri, Belajar Tatap Muka Dilakukan Secara Terbatas 

Oleh Berita Hargo , dalam Headline Kab. Gorontalo , pada Selasa, 4 Mei 2021 | 00:05 AM Tag: ,
  Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo saat meresmikan Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Pulubala sekaligus mencanangkan belajar tatap muka, Senin (03/04/2020). (Foto: Istimewa)

Hargo.co.id, GORONTALO – Setelah sekian lama proses pembelajaran dilaksanakan secara daring, Pemerintah kabupaten Gorontalo berencana mulai menggelar proses pembelajaran tatap muka. 

Proses pembelajaran tatap muka tersebut rencananya akan dimulai setelah lebaran Idul Fitri Nanti. Sekolah yang dibuka hanya di jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP.

Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo mengatakan, proses pembelajaran tersebut masih akan dilaksanakan secara terbatas dan tetap menerapkan protokol kesehatan

Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo saat meresmikan Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Pulubala sekaligus mencanangkan belajar tatap muka, Senin (03/04/2020). (Foto: Istimewa)
Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo saat meresmikan Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Pulubala sekaligus mencanangkan belajar tatap muka, Senin (03/04/2020). (Foto: Istimewa)

“Insya Allah setelah Hari Raya Idul Fitri seluruh sekolah SD dan SMP akan dibuka dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan,” kata Nelson Pomalingo usai launching Pembelajaran Tatap Muka yang dirangkaikan dengan peresmian Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Pulubala, Senin (03/04/2020). 

Lebih lanjut Nelson Pomalingo mengatakan, pihaknya akan terus berupaya untuk mendorong peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) bagi seluruh tenaga pendidik. 

Selain itu, kata dia, dalam rangka menciptakan SDM yang unggul, sekolah harus pula ditunjang dengan sarana dan prasarana yang baik, sehingga akan menciptakan suasana belajar dan mengajar yang efektif. 

“Salah satu cara mendorong kualitas SDM di bidang pendidikan adalah dengan terus menata dan benahi fasilitas pendidikan. Karena itu, jenjang pendidikan mulai dari pendidikan formal dan non formal fasilitas pendidikan terus menjadi perhatian kami,” kuncinya. (hiu/adv/hargo)

(Visited 1 times, 1 visits today)

Komentar