Senin, 17 Januari 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Dihantam Badai, Dua Unit Villa di Pulo Cinta Ambruk 

Oleh Admin Hargo , dalam Headline Kab. Boalemo Metropolis , pada Rabu, 8 Desember 2021 | 08:20 AM Tag: , , ,
  Villa di Pulo Cinta, Boalemo ambruk karena dihantam badai. (Foto: Istimewa/Tangkapan Layar)

Hargo.co.id, GORONTALO – Sebanyak 2 unit villa (penginapan) di Pulo Cinta, Boalemo, Gorontalo, dikabarkan hancur lantaran cuaca ekstrem. Objek wisata yang berada di kawasan perairan laut Kecamatan Botumoito itu, dihantam badai yang disertai gelombang laut pasang.

Peristiwa tersebut dibenarkan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Boalemo, Yakop Yusuf Musa, ketika dikonfirmasi Hargo.co.id melalui sabungan telpon, Selasa, (07/12/2021) malam.

“Benar, saya dapat kabar kemarin. Ada 2 unit villa penginapan milik Pulo Cinta, ambruk lantaran cuaca ekstrem. Kalau di darat kan rata tanah, ini rata air laut lantaran angin kencang dan gelombang,” kata Yakop Yusuf Musa.

Atas kejadian ini lanjutnya, pihaknya turut merasa prihatin. Menurutnya tak seorang pun yang menginginkan adanya musibah. Tak terkecuali dengan pihak Pulo Cinta itu sendiri. Ia pun berharap, musibah yang terjadi, ada hikmahnya untuk Pulo Cinta.

“Kami dari Dinas Pariwisata tentu prihatin atas insiden itu. Meskipun barangkali pihak Pulo Cinta menganggap peristiwa seperti ini, sudah biasa mereka alami. Dan yang patut disyukuri, tak ada korban jiwa. Saya kaget begitu menerima kiriman rekaman video peristiwa yang dikirim oleh teman saya,”ujarnya.

Dikatakan mantan penjabat Sekda Boalemo itu, cuaca ekstrem, gelombang, badai yang disertai hujan, maupun air laut pasang, belakangan ini memang kerap melanda wilayah Gorontalo pada umumnya. Khususnya wilayah Boalemo.

Khusus untuk Boalemo sendiri lanjutnya, beberapa titik dilaporkan turut mengalami dampak buruk akibat laut pasang. Di antaranya, di Desa Tapadaa, Desa Potanga, Kecamatan Botumoito, dan pula di Desa Bajo, Kecamatan Tilamuta.

“Karena itu, kami juga meminta kepada seluruh warga, terutama yang berada di wilayah pesisir, agar selalu waspada dalam melakukan aktivitas. Ini juga selalu diharapkan oleh Kepala Daerah Boalemo dan oleh pihak BPBD,” tandasnya.

 

Penulis : Abdul Majid Rahman

(Visited 4.024 times, 1 visits today)

Komentar