Senin, 25 Mei 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Diharap Mampu Mendorong Perkembangan UMKM, Wagub: Dulu Ito Mo Make QRIS

Oleh Rendi Wardani Fathan , dalam Advertorial Gorontalo , pada Sabtu, 14 Maret 2020 Tag:
  Wakil Gubernur Gorontalo Idris Rahim mencoba melakukan transaksi menggunakan aplikasi QRIS pada kegiatan Pekan QRIS Nasional tahun 2020 yang dilaksanakan kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Gorontalo, Sabtu (14/03/2020) di lapangan Taruna Remaja, Kota Gorontalo. (Foto : Istimewa)


Hargo.co.id GORONTALO – Dulo Ito Mo Make (Ayo kita gunakan) aplikasi Quick Respon Indonesia Standard (QRIS). Ajakan dalam bahasa daerah Gorontalo ini disampaikan Wakil Gubernur Idris Rahim pada kegiatan Pekan QRIS Nasional 2020 yang dilaksanakan kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Gorontalo, Sabtu (14/03/2020) di lapangan Taruna Remaja, Kota Gorontalo.

“Penggunaan QRIS mudah, cepat, nyaman dan efisien. Dulo ito mo make QRIS (ayo kita gunakan QRIS),” ujar Wagub Idris Rahim.

Menurut Wagub Idris Rahim, QRIS adalah salah satu alternatif pembayaran non tunai berbasis digital.

BACA  Umat Muslim Diimbau Salat Idul Fitri di Rumah Saja

” Saya harap, kemudahan penggunaan QRIS  akan mampu mendorong perkembangan sektor UMKM sehingga berdampak pada pertumbuhan ekonomi di Provinsi Gorontalo,” ujar Wagub Idris Rahim.

Pada kesempatan itu Wagub Idris Rahim langsung mencoba melakukan transaksi menggunakan aplikasi QRIS untuk berdonasi ke salah satu panti asuhan.

Sementara itu, kepala kantor BI Perwakilan Gorontalo Budi Widihartanto menjelaskan, QRIS merupakan metode transaksi pembayaran yang menggunakan kode QR yang sudah distandarisasi oleh BI. QRIS memiliki berbagai keunggulan, di antaranya merchant atau pedagang termasuk pelaku usaha UMKM dapat menggunakan model pembayaran non tunai hanya dengan satu kode QR.

BACA  Wagub Ajak Umat Muslim Tingkatkan Iman dan Taqwa

“Dengan satu kode QR, QRIS bisa digunakan untuk pembayaran dari aplikasi penyelenggara manapun, baik bank maupun non bank,” ungkapnya.

Ditambahkannya, QRIS memiliki segudang manfaat di antaranya mempermudah masyarakat melakukan donasi sosial untuk panti asuhan maupun pembangunan rumah ibadah, serta memperluas pangsa pasar bagi pelaku usaha UMKM. Keunggulan lainnya dari QRIS di antaranya mengurangi kesulitan dalam menyediakan uang pecahan kecil untuk kembalian, menghilangkan potensi kerugian akibat pembayaran yang menggunakan uang palsu, serta transaksi yang cepat dan dapat dimonitor setiap saat melalui aplikasi.

BACA  Wagub Ajak Umat Muslim Tingkatkan Iman dan Taqwa

Berdasarkan data KPw BI Gorontalo, hingga Maret 2020 jumlah merchant yang sudah terdaftar memasang QRIS di Provinsi Gorontalo sebanyak 7.525 merchant, dengan jumlah terbanyak berada di Kota Gorontalo sebanyak 4.865 merchant. KPw BI Gorontalo menargetkan hingga akhir tahun 2020, 100 persen merchant di Gorontalo sudah menyediakan jasa pembayaran menggunakan QRIS.

Pada kegiatan itu, BI menggelar sejumlah acara menarik. Di antaranya fun walk, sosialisasi dan edukasi penggunaan Quick Response Indonesia Standard (QRIS), hingga pembagian hadiah kepada pengguna QRIS.(adv/rwf/hg)

Mantap
Suka
Senang
Kaget
Sedih
Marah

Komentar