Minggu, 12 Juli 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Dilarang Berboncengan Saat PSBB, Jika Terpaksa Gunakan Ojol Bentor

Oleh Rendi Wardani Fathan , dalam Advertorial Gorontalo Headline , pada Senin, 4 Mei 2020 | 22:05 WITA Tag: , ,
  Ojek Online (Ojol) Bentor menjadi solusi Pemprov Gorontalo bagi suami istri yang terpaksa harus bepergian. (Foto : Istimewa)


Hargo.co.id, GORONTALO – Berboncengan saat mengendarai sepeda motor adalah salah satu larangan dalam Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Gorontalo. Hal ini dituangkan dalam Pergub tentang PSBB sebagai tindak lanjut dalam hal menjaga jarak yang menjadi
solusi pemerintah mencegah penularan Covid – 19 di Indonesia, termasuk di Gorontalo.

BACA  Gubernur Berharap Pilkada 2020 Tak Membuat Terpecah Belah

Lalu bagaimana jika suami istri yang berboncengan? Untuk persoalan ini, Gubernur Gorontalo Rusli Habibie menganjurkan agar istri menumpangi Ojek Online (Ojol) dalam bepergian. Ojol yang dimaksud adalah bentor.

Ini sebagaimana ditulis dalam fanpages Facebook Humas Provinsi Gorontalo. Sebenarnya yang disampaikan bapak Gubernur bukan suami istri boleh berboncengan atau tidak. Substansinya adalah tidak boleh orang berboncengan di motor selama PSBB. Jika pun terpaksa ke luar rumah, sebaiknya memilih Ojol (Bentor). Selanjutnya ojek online (Gojek, Grab, Nujek Roda Dua) hanya diperkenankan untuk mengangkut barang, (kiriman/delivery).

BACA  Tingkatkan Sinergitas dengan Pemerintah, Korem 133/NWB Gelar Komunikasi Sosial

Semoga PSBB menjadi ikhtiar bersama memutus mata rantai Covid – 19 atau virus Corona.

BACA  Terkait Protokol Kesehatan di Pasar, Gubernur Tagih Komitmen Kepala Daerah

Dalam Pergub itu pun di atur terkait penggunaan ojol bentor. Dimana, pengemudi dilarang menerima penumpang di atas satu orang.(adv/rwf/hg)


Komentar