Kamis, 8 Desember 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Dilarang Pinjam Gedung, KPU Bagikan Anggaran Rp 1,5 Juta Setiap TPS

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo , pada Selasa, 14 Februari 2017 | 14:40 Tag: , , , , , ,
  

GORONTALO Hargo.co.id – Tempat pemungutan suara (TPS) untuk Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Gorontalo serta Pikada Bupati dan Wakil Bupati Boalemo sudah mulai dibangun sejak Senin (13/2) kemarin. Anggaran pembangunan sebesar Rp 1,5 juta per TPS telah dibagikan. Setiap kelompok panitia pemungutan suara (KPPS) diharuskan memanfaatkan anggaran tersebut sesuai ketentuan. Tak hanya itu, karena telah dianggarkan, para KPPS tidak dibolehkan untuk memungut biaya dari masyarakat pemilih sekitar TPS.

Anggota KPU Provinsi Gorontalo, Selvi Katili, Senin (13/2) mengatakan, meski diberikan kebebasan dalam mengelola anggaran yang telah diberikan oleh KPU Provinsi Gorontalo, KPPS tidak dibolehkan menggunakan anggaran pembangunan TPS untuk keperluan lain, diluar ketentuan yang telah diatur oleh pihak KPU, seperti dana untuk pembangunan TPS meliputi biaya sewa tenda, sound system, dan perlengkapan TPS lainya. “Jadi tidak bisa kalau uang itu digunakan untuk peminjaman gedung, karena uang itu sudah diatur untuk pembangunan TPS, bukan untuk peminjaman gedung TPS,”jelasnya.

Hanya saja menurut Selvi, jika ada anggota KPPS yang tetap ingin menggunakan salah satu gedung di wilayah tugasnya menjadi lokasi TPS, maka diwajibkan untuk tetap membangun sebuah tenda di sekitar lokasi TPS itu, sebagaimana ketentuan pemanfaatan anggaran TPS. “Kalau ingin meminjam gedung silahkan, tapi tetap harus ada tenda yang biaya pembangunannya berasal dari anggaran pembangunan TPS itu,”ujarnya.

(Visited 11 times, 1 visits today)

Laman: 1 2 3


Komentar