Minggu, 25 Oktober 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Dinas Peternakan Pastikan Pasokan Pangan Hewani, Aman.

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo , pada Jumat, 19 Mei 2017 | 16:43 WITA Tag: ,
  


Hargo.co.id, Limboto – Dinas Peternakan Kabupaten Gorontalo memastikan kubutuhan dan ketersediaan pangan hewani menjelang Bulan Ramadhan, bisa teratasi dengan baik. Sejalan dengan itu, pihak Dinas Peternakan hingga saat ini terus melakukan langkah-langkan antisipasi dan monitoring terhadap kesehatan ternak yang nantinya akan dikonsumsi oleh masyarakat.

Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Gorontalo, Femy Wati Umar menjelaskan, sebelum memasuki Bulan Ramadhan pihaknya telah melakukan beberapa tahapan antisipasi yaitu dengan mengundang seluruh pedagang sapi maupun pedagang ayam untuk diberikan pembinaan terhadap kwalitas dan kesehatan daging hewan yang akan dijual dan dikonsumsi oleh masyarakat.

BACA  Pjs. Bupati Diminta Tak Terlibat Politik Praktis

” Menjaga kwalitas dan kesehatan hewan menjadi tanggung jawab kami, oleh sebab itu untuk memastikan kesehatan daging hewan ini, kami terus melakukan monitoring dan melakukan pemeriksaan terhadap kesehatan ternak. Dan kami bersyukur hingga saat ini belum ditemukan ternak yang bermasalah.” Ujar Femmy saat diwawancarai diruang kerjanya, Kamis (18/5).

Terpisah, Kepala Bidang Kesehatan Hewan Kesmavet dan P2NP Vivi Tayeb, saat diwawancarai usai melakukan peninjauan dan pemeriksaan disejumlah kandang ternak di Kecamatan Pulubala, Jumat (19/5) mengatakan, dalam menghadapi bulan ramadah ini, kubutuhan masyarakat terhadap daging sapi dan ayam biasanya meningkat, begitu pula dengan kebutuhan telur ayam.

BACA  Remdesivir Dinilai Potensial Atasi Covid-19

Oleh sebab itu, selain memastikan ketersediaan stok dan menjamin kwalitas kesehatan hewan, maka tim kesehatan hewan dari Dinas Peternakan Kabupaten Gorontalo, melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah kandang ternak.

” Alhamdulillah ketersediaan pasokan pangan hewan yang ada saat ini, bisa memenuhi kebutuhan masyarakat, khususnya di Bulan Ramadhan nanti. Selain itu dari hasil monitoring yang kita lakukan, belum ditemukan adanya kasus hewan yang sakit atau meninggal, sehingga masih aman untuk dikonsumsi.” Kata Vivi.

BACA  Proyek Jalan Pilolalenga - Biluhu Ditargetkan Selesai Akhir Tahun

Namun Meski demikian, Vivi menambahkan, tidak menutup kemungkinan,  jika ada laporan kasus, maka akan dilakukan pengambilan sampel terhadap ternak yang sakit ataupun meninggal, dan akan dilakukan penanganan secara menyeluruh, sehingga tidak berdampak pada ternak-ternak  lainnya, yang ada di wilayah Kabupaten Gorontalo. (rvg/hargo)


Komentar