Rabu, 28 Oktober 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Dipenjara, Nyawa Dahlan Iskan Dalam Bahaya

Oleh Fajriansyach , dalam Headline Kabar Nusantara , pada Jumat, 28 Oktober 2016 | 13:51 WITA Tag: , ,
  


hargo.co.id   – Sejak ditahan di rumah tahanan Medaeng Kamis malam (27/10), nyawa Dahlan Iskan dalam bahaya. Ya, setelah menjalani transplantasi hati pada 6 Agustus 2007, segala sesuatu yang dikonsumsi maupun di sekitar Dahlan harus memenuhi standar tertentu. Sekali standar tersebut dilanggar, kesehatannya berada dalam bahaya besar.

BACA  KPK Minta MA Jelaskan Maksud Pemotongan Hukuman Koruptor

Sebagaimana diterangkan dalam surat Sun Xiaoye, ahli di Departemen Transplantasi Tianjin First Centre Hospital (TFCH), Dahlan harus menjalani sekian banyak medical follow-up untuk menjaga badannya tetap sehat Sebab, setiap pasien transplantasi hati memiliki risiko yang sangat tinggi untuk mengalami infeksi.

BACA  Terlibat LGBT, Brigjen EP Sudah Dijatuhi Sanksi Setahun Silam

Bukan hanya infeksi, setiap orang dengan riwayat transplantasi organ juga memiliki risiko penolakan. Untuk menanggulangi risiko penolakan itu, setiap pasien transplantasi organ harus minum obat imunosupresan.

Minum imunosupresan akan membuat daya tahan tubuh seseorang turun. Karena itu, pasien transplantasi harus hidup serbasteril. Mulai makanan, pakaian, tempat mandi, lingkungan, hingga lain-lain.

BACA  Jika Tak Terbukti, Golkar Akan Persoalkan Rekomendasi Bawaslu ke DKPP

Dengan pemicu sedikit saja, infeksi dapat muncul. “Apabila infeksi serius terjadi, itu bisa menyebabkan pasien harus dilarikan ke ICU. Dalam kondisi seperti itu, sangat sulit menyelamatkan pasien,” jelas Sun Xiaoye dalam suratnya. 

Laman: 1 2


Komentar