Jumat, 23 Oktober 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Direstui Kemenkumham, Partai GELORA Gorontalo Kian Bergelora

Oleh Wawan Gusasi , dalam Kabar Politik , pada Rabu, 3 Juni 2020 | 13:25 WITA Tag:
  Ketua DPW Partai Gelora Provinsi Gorontalo, Iman Hadi Waluyo


Hargo.co.id, GORONTALO – Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham), Yasona Laoly memberikan Surat Keputusan (SK) kepada Partai Gelombang Rakyat (Gelora). Sehingga secara sah dan resmi Partai Gelora menjadi salah satu partai politik yang ada di Indonesia.

Ini disambut gembira oleh pengurus DPP Partai Gelora, serta seluruh kader Partai Gelora yang ada di Indonesia termasuk di Provinsi Gorontalo.

BACA  Tiga Anggota DPRD Pohuwato Resmi Diberhentikan

Ketua DPW Partai Gelora Provinsi Gorontalo, Iman Hadi Waluyo saat diwawancarai menyampaikan, kabar tersebut disambut dengan gembira oleh seluruh kader Partai Gelora di Provinsi Gorontalo, dan membuat lebih bersemangat lagi.

“Partai Gelora sudah resmi menjadi partai politik, dan tentunya harapan kita bersama adalah sama-sama membangun bangsa ini lebih baik, karena banyak potensi yang masih untuk perlu dikembangkan bersama. Marilah kita berfastabiqul khoirot,” ujarnya.

BACA  Harta Dicky Gobel Capai Rp 11,3 Miliar, Paling Tajir di Pilkada Kabgor

Provinsi Gorontalo memiliki peranan penting dalam keluarnya SK Kemenkumham tersebut, karena dilakukan verifikasi kepengurusan, dan Gorontalo melebihi dari target.

“Kepengurusan di tingkat DPD itu dipersyaratkan minimal 75 persen, kita di Gorontalo sudah seratus persen. Kepengurusan di tingkat kecamatan itu minimal 50 persen, Gorontalo sudah sekitar 75 persen. Dan target kita kedepan adalah tetap akan merangkul para kader untuk bisa bersama-sama dengan Partai Gelora,” katanya.

BACA  Tak Penuhi Syarat Materil, Bawaslu Tolak Gugatan Paket RUMAH

Partai besutan dari Anis Matta dan Fahri Hamzah ini juga mengambil peran dalam melawan Covid – 19 yang sekarang sedang mewabah di Indonesia termasuk di Provinsi Gorontalo, dengan melakukan gerakkan yang dinamakan gelombang sosial, dan sudah dimulai sejak Maret lalu. (wan/hg)


Komentar