Jumat, 23 Oktober 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Disiplin Protokol Kesehatan Pengaruhi Tren Zonasi di Daerah

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo Headline , pada Minggu, 11 Oktober 2020 | 15:05 WITA Tag: , ,
  Penegakan disiplin protokol kesehatanakan mempengaruhi jumlah kasus Covid-19 di suatu daerah. Foto ini diambil saat Tiga Pilar di Goorntalo gencar memburu pelanggar protokol kesehatan. (Foto: Zulkifli Polimengo/HARGO)


Hargo.co.id, GORONTALO – Disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan akan mempengaruhi jumlah kasus Covid-19 di suatu daerah.

“Ini bukan kesimpulan, tapi sangat mungkin karena faktor disiplin. Ada atau tidak ada pilkada, kalau disiplin menerapkan protokol kesehatan pasti kasus Covid-19 bisa dikurangi,” kata Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Letjen TNI Doni Monardo.

BACA  Waspadai Penyebaran Covid-19 Saat Libur Panjang Akhir Oktober

Dalam talkshow khusus “Media Bertanya, Doni Monardo Menjawab” di Media Center Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Graha BNPB Jakarta pada Jumat (9/10), Doni mengatakan tren zonasi risiko rendah, sedang, dan tinggi di daerah-daerah yang menyelenggarakan Pilkada menunjukkan keunikan.

BACA  Rawan Bencana, Basarnas Diminta Tingkatkan Mitigasi

Daerah yang melaksanakan pilkada mengalami penurunan kasus, sementara daerah yang tidak melaksanakan justru meningkat.

Doni mencontohkan Provinsi Sulawesi Utara yang semula zona merah atau risiko tinggi berubah rendah (orange). Ada juga daerah tanpa pilkada justru mengalami peningkatan.

BACA  Kabar Baik, 40 Pasien Covid-19 di Gorontalo Sembuh

“Aceh tak ada pilkada tapi tinggi,” kata Doni Monardo yang baru saja kembali dari tugas di Papua dan Bali.(HARGO)

#IngatPesanIbu

Memakai masker

Menjaga jarak & menghindari kerumunan

Mencuci tangan dengan sabun


Komentar