Senin, 24 Januari 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Ditabrak, Gagal Masuk Tentara

Oleh Berita Hargo , dalam Kabar Nusantara , pada Selasa, 15 Agustus 2017 | 08:20 AM Tag: , ,
  

Hargo.co.id, TERNATE – Kecelakaan lalulintas (lakalantas) yang terjadi Sabtu (12/8) malam lalu menyisakan cerita pilu. Tak hanya pelaku penabrakan, Ade Firdaus, 27, yang harus kehilangan nyawanya, korban Laure La Atu, 20, pun ikut pupus cita-citanya. Rencananya mengikuti seleksi Secaba TNI AD hari ini terpaksa dibatalkan lantaran kondisi fisiknya yang tak memungkinkan.

Wartawan Malut Post (Grup Gorontalo Post) melapolrkan, sejak berita ini dirilis, Laure masih terbaring lemas di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Chasan Boesoerie saat ditemui Malut Post Sabtu malam. Ia menuturkan, pada malam nahas itu ia sedang malam perjalanan dari Bastiong, Ternate Selatan, menuju Sasa. Laure yang memboncengi kekasihnya Hajriya, 18, hendak mengantarkan pakaian ke Sasa. Keduanya menumpangi Yamaha Jupiter bernomor polisi DG 5639 QE. Saat itu waktu menunjukkan sekira pukul 22.30.

Sesampainya di depan Benteng Kota Janji di Kelurahan Kalumata, Ade yang mengendarai Honda Beat dengan nopol DG 1430 KO melaju dengan kecepatan tinggi dari arah selatan ke utara. Ade yang berada di bawah pengaruh minuman keras lalu tak dapat mengendalikan laju kendaraannya. Ia diketahui melewati garis marka jalan dan langsung menghantam motor Laure. ”Posisi sepeda motor saya dari kiri, dia (Ade, Red) dari bawah ke atas (selatan ke utara) sudah keluar garis putih dan tabrakan itu terjadi di jalur kami,” tutur Laure.

Ketiganya langsung terjatuh dan terseret di aspal. Sontak para pengendara yang melewati jalan tersebut berhenti dan mengangkat para korban. Ketiganya dilarikan ke RSUD Chasan Boesorie untuk mendapatkan pertolongan.

’CITA-CITA PUPUS: Laure La Atu, korban lakalantas, terbaring di RSUD. Laure terpaksa menunda keinginannya menjadi tentara tahun ini lantaran batal mengikuti rangkaian tes yang dimulai hari ini MAHFUD H HUSEN/MALUT POST’

’CITA-CITA PUPUS: Laure La Atu, korban lakalantas, terbaring di RSUD. Laure terpaksa menunda keinginannya menjadi tentara tahun ini lantaran batal mengikuti rangkaian tes yang dimulai hari ini MAHFUD H HUSEN/MALUT POST’


Sayangnya, nyawa Ade tak tertolong lagi. Ia menghembuskan nafas terakhir di RS lantaran perdarahan dari benturan keras di wajahnya. Tak berselang lama, Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Ternate turun ke tempat dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). 
 
Hingga kini, polisi belum bisa menyimpulkan penyebab kejadian tersebut karena masih menunggu pemeriksaan terhadap kedua korban selamat yang masih dirawat. ”Untuk sementara belum terlalu banyak info yang kita dapatkan, karena kedua korban masih di RS jadi kita belum bisa ambil keterangannya. 
 
Kasus ini kita masih melakukan penyelidikan,” kata Kasat Lantas Polres Ternate Iptu Zaeni Bakhtiar.
Akibat tabrakan tersebut, keinginan Laure untuk mengikuti seleksi Secaba TNI AD juga harus pupus. Pasalnya, kondisi fisiknya tak memungkinkan untuk ikut tes. Padahal hari ini  adalah hari pertama dimulainya pendaftaran.

Kakak Laure, Mahmud Tanggule, menuturkan, sebelum kejadian tersebut, keduanya baru saja memeriksakan kondisi Laure di RS Tentara. ”Padahal lepas Magrib itu saya dan dia pergi check up di dokter. Kata dokter harus jaga kondisi fisik dan jangan dulu jalan-jalan. 
 
Setelah kami pulang, saya langsung keluar rumah. Baru sekitar 20 menit kemudian, saya ditelpon katanya dia ketabrakan,” kisah Mahmud. Sementara itu, jenazah Ade langsung dibawa pulang keluarganya ke Kelurahan Afa-Afa, Tidore Kepulauan (Tikep) untuk dimakamkan.(hg/malutpost)
(Visited 3 times, 1 visits today)

Komentar